
Malang. Science Entrepreneurship (SE) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahhuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) telah melaksanakan Seminar Nasional Kewirausahaan pada Sabtu (7/11). Seminar tersebut diisi oleh Martalinda Basuki (Owner Coklat Klasik) dan Andreas Syah Pahlevi (Pembina Program Mahasiswa Wirausaha UM).
Berwirausaha secara tidak langsung dapat menumbuhkan sikap mandiri ketika menghadapi persaingan ekonomi di dunia saat ini. Oleh karena itu, seorang wirausahawan harus berkeinginan dan mampu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di mana hal tersebut sangat dibutuhkan dalam meningkatkan produktivitas kerja.

Selain itu diperlukan jiwa kreatif dan inovatif supaya bisa bersaing di era 4.0 ini. Berangkat dari problematika tersebut, SE FMIPA UM berinisiatif untuk melaksanakan Seminar Nasional Kewirausahaan dengan tema “Get Ready to be a Creative and Innovative Scientist Entrepreneur in 4.0 Era”.
Riska Nurul Latifah selaku ketua pelaksana menjelaskan bahwa Seminar Nasional Kewirausahaan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan dan mengembangkan kemampuan wirausahawan. “Diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan jiwa berwirausaha, mengetahui cara berwirausaha yang relevan diterapkan pada era 4.0, dan mengembangkan wirausahanya dengan efektif”, jelasnya Peserta seminar akan mendapatkan motivasi untuk berwirausaha sesuai dengan kemampuannya dan menjadi wirausahawan yang kreatif dan inovatif.

Agung Witjoro S.Pd., M.Kes. selaku pembina SE FMIPA UM 2020 menyampaikan bahwa seminar nasional semacam ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita dibidang kewirausahaan serta dapat merencanakan bisnis dan berinovasi.
“Pada bidang kewirausahaan ini banyak hal yang bisa kita persiapkan ditahun depan, yakni Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI), Kompetisi Inovasi Bisnis Mahasiswa (KIBM), program kreativitas mahasiswa (PKM), dan lain lain. Saat ini terdapat enam perwakilan FMIPA yang berkompetisi di PIMNAS”, jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Sentot Kusairi S.Pd., M.Si. selaku Wakil Dekan III FMIPA UM menyampaikan bahwa karakter kejujuran dalam bewirausaha merupakan hal pertama yang harus diperhatikan dan diaplikasikan. “Rasulullah Saw. tidak hanya menjadi panutan dalam akhlak beliau, namun juga menjadi panutan dalam kesuksesannya berwirausaha”, jelasnya.
Dr Sentot juga menyampaikan bahwa kewirausahaan menjadi menjadi fokus kemahasiswaan pada tahun 2020. Pasalnya, kewirausahaan merupakan salah satu potensi yang harus digali, supaya mahasiswa belajar sejak awal untuk mandiri. Sehingga tidak hanya berorientasi untuk mencari kerja melainkan bisa membuka lapangan kerja baru bagi orang lain. “Dari sudut pandang kemaslahatan, tidak hanya ownernya sendiri yang sukses secara ekonomi, namun lapangan kerja yang dibangun juga ikut memberikan manfaat bagi orang di sekitarnya,” tambahnya.
Pewarta : Siti Nuradilla – Internship Humas UM
