Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf
Kegiatan Screening Kesehatan dan Donor Darah

Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berkompeten serta memiliki daya saing yang tinggi, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memiliki program untuk seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia sebagai upaya menciptakan gaya hidup sehat dan pencegahan penyakit tidak menular. Oleh karena itu, sebagai langkah untuk mendukung program tersebut, Pusat Kesehatan dan Pangan (PKP), Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Negeri Malang (UM) bekerjasama dengan Poliklinik UM, Puskesmas Dinoyo, dan Palang Merah Indonesia Kota Malang untuk menggelar kegiatan Screening Kesehatan dan Donor Darah yang beriringan dengan momentum pra Dies Natalis UM Ke-69, pada hari Kamis (05/10). 

Kegiatan dilaksanakan di halaman parkir sisi barat, Graha Rektorat UM serta terbuka bagi seluruh civitas akademika. Hal ini juga diperjelas oleh Kepala Pusat Kesehatan dan Pangan, Ibu Dr. Titi Mutiara Kiranawati, M.P., bahwa kegiatan Skrining Kesehatan dan Donor ini diperuntukan untuk seluruh civitas akademika UM termasuk mahasiswa, pensiunan, dan alumni. 

“Jadi, kegiatan ini kita laksanakan untuk seluruh civitas akademika termasuk mahasiswa, kita tidak pilih-pilih. Bahkan, pensiunan juga boleh ikut karena kita kan masih dalam satu keluarga ya, walaupun mereka sudah pensiun.” jelas Dr. Titi Mutiara Kiranawati, M.P. 

Rata-rata usia produktif sivitas akademika UM sangat minim terindikasi risiko penyakit yang berat. Tetapi hal tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa masih terdapat 10-20% penduduk UM yang memiliki faktor risiko dalam artian mengalami penyakit serius, seperti obesitas, diabetes, dan darah tinggi. 

Uniknya, hal tersebut diketahui ketika proses konsultasi dengan ahli medis dikarenakan Skrining Kesehatan yang bersifat sederhana tidak cukup untuk mendeteksi beberapa penyakit yang membutuhkan penanganan serius. Akan tetapi, UM berupaya penuh untuk seluruh sivitas akademika yang terdeteksi penyakit serius dengan memberikan saran-saran pola hidup sehat, saran rujukan penanganan lebih lanjut, serta obat jika diperlukan secara gratis. 

Antusiasme dari keseluruhan peserta yang hadir terlihat sangat tinggi. Proses Skrining Kesehatan meliputi cek gula darah, tekanan darah, lingkar perut, berat badan, tinggi badan, serta donor darah. 

Turut hadir, dr. Erianto Fanani, S.Ked., M.KKK., sebagai ahli medis dalam kegiatan Skrining Kesehatan tersebut berharap bahwa dengan adanya kegiatan ini dapat melihat riwayat-riwayat kesehatan yang dimiliki oleh sivitas UM sehingga ketika ditemui beberapa kasus penyakit serius dapat diberikan penanganan lebih lanjut. 

“Harapannya dengan adanya pemeriksaan ini dapat diketahui profil dari sivitas UM itu seperti apa, sehingga kalau misalkan terdapat yang beresiko gangguan kesehatan, kita bisa berikan penanganan lebih lanjut. Disini pun kita tidak hanya menyediakan pemeriksaan tetapi kita juga menyediakan obat-obatan sesuai dengan indikasi,” pungkas dr. Eri.

Pewarta: Zalfa Awwala Q.A – Internship Humas UM

Editor: Luthfi Maulida Rochmah

Share it