Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf
Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M. Pd. (tiga dari kiri) dan beberapa perwakilan UM lainnya melakukan kunjungan ke Kedubes Republik Indonesia di Filipina

Universitas Negeri Malang (UM) gelar kegiatan kunjungan ke Filipina pada 19-22 Mei 2024. Selama empat hari tersebut, beberapa perwakilan dari UM yaitu Rektor, Dekan FIP, perwakilan KUI UM dan pemateri seminar Evania Yafie S.Pd., M.Pd., Ph.D. akan mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan beberapa Universitas di Filipina.

Dalam kunjungan tersebut, UM turut mengadakan Top Scienctist Seminar dan Alumni Gathering di dua Universitas yang berbeda yaitu Philipin Normal University (PNU) dan Far Eastern University (FEU). Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M. Pd. beserta perwakilan UM yang lain langsung disambut oleh presiden dari dua universitas tersebut. ”Philipin Normal University merupakan universitas negeri berbasis pendidikan terbaik di Filipina, jadi kemitraan dengan PNU sangat strategis bagi kita (UM)”, terang Direktur KUI UM Evi Eliyanah, S.S., M.A., Ph.D. 

Selain itu Direktur KUI UM juga menuturkan alasan untuk berkunjung ke PNU dan FEU salah satunya yaitu kerjasama yang sudah terjalin sejak lama dengan kedua universitas tersebut. Dalam kerja sama ini UM juga sudah mengirimkan mahasiswa untuk KPL kependidikan di PNU selama satu bulan dan juga melalui program SEA Teacher dibawah naungan SEAMEO.

Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M. Pd. (lima dari kiri) perkuat kerjasama dengan Philipin Normal University

Dalam seminar tersebut dipilih topik early childhood education yang disampaikan oleh dosen FIP UM Evania Yafie S.Pd., M.Pd., Ph.D, topik tersebut dipilih karena PNU dan FEU dianggap mumpuni dalam bidang tersebut. Dari pertemuan antara pimpinan UM dan PNU menghasilkan beberapa kegiatan internasional diantaranya adalah ICT, PPL international, research collaboration dan kuliah tamu yang rencananya akan diisi langsung oleh presiden PNU. Sedangkan dari kunjungan di FEU menghasilkan beberapa kerjasama antar fakultas di UM dengan FEU, serta menjadi mitra diskusi pengembangan kurikulum dan pengadaan kelas internasional.

Dalam kunjungan ke Filipina, selain berkunjung ke PNU dan FEU, UM turut melakukan penandatangan MoU dengan 3 universitas lainnya, yaitu Mindanao State University, Batangas University dan Miriam College. Direktur KUI UM mengatakan bahwa ketiga universitas ini sangat berpeluang menjadi mitra untuk internasional credit transfer dan PPL internasional. Selain itu beliau menyampaikan pentingnya membuka kemitraan di Asean.  ”Dengan kemitraan itu nanti kita bisa membuka peluang bagi mahasiswa kita (UM) untuk menjadi tenaga kerja terampil di negara-negara Asean,” ungkap Evi Eliyanah, S.S., M.A., Ph.D.

”Harapannya selain ada yang mengisi, mahasiswa dan dosen harus proaktif dalam berpartisipasi untuk internasionalisasi,” terang Direktur KUI UM. Beliau juga menambahkan bahwa internasionalisasi ini tidak dapat berjalan jika hanya bertumpu pada pimpinan dan KUI saja sehingga semua sivitas akademika harus mengambil peran dalam hal ini terutama bagi mahasiswa yang akan mendapatkan benefitnya secara langsung.

Selain berkunjung ke beberapa universitas, UM juga melakukan kunjungan ke KBRI Manila. Dalam kunjungan tersebut UM memperoleh kesempatan mengirimkan mahasiswa untuk magang di KBRI selama 3 bulan dengan mendapatkan fasilitas dormitori dari KBRI. Adapun prodi yang berpotensi untuk magang di KBRI adalah Pendidikan Seni Tari dan Musik, Administrasi perkantoran dan Bahasa Inggris.

Pewarta: Trisna Marsadi – Internship Humas UM

Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it