
Universitas Negeri Malang (UM) dan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menandatangani perjanjian kerjasama terkait penerimaan mahasiswa jalur mandiri kemitraan untuk tahun akademik 2024. Acara penandatanganan berlangsung di Ruang Kerja Direktur PDIPHK UM dari pukul 09.30 hingga 12.00 WIB.
Dalam penandatanganan perjanjian kerjasama ini pihak Pemerintah Kabupaten Barito Selatan diwakili oleh lima anggota, yaitu Markani, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM; Isnah Cholisah, Kabid PAUD Disdik; Jumiati, Pengadministrasi keuangan; Reinhard Stepri, Pengolah Data dan Informasi; serta Yemi, Staf Bidang Anggaran. Sementara itu, dari UM diwakili Direktur Perencanaan, Data dan Informasi, Pemeringkatan, Hubungan Masyarakat, dan Kerja Sama (PDIPHK), Kepala Subdirektorat Seleksi, Kepala Seksi Kerjasama dan Staf Kerjasama.
Acara diawali dengan penyusunan naskah kerjasama melingkupi kesepakatan jumlah penerima beasiswa, jenjang pendidikan, program studi, dan komponen biaya pendidikan. Naskah perjanjian ini akan menjadi dokumen pendukung dalam pelaksanaan program beasiswa jalur kemitraan yang diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat Barito Selatan. “Dengan kerjasama ini, kami berharap dapat memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas dan berkualitas bagi para mahasiswa dari Barito Selatan,” ujar Dr. Yuni Rahmawati, S.T., M.T., Direktur PDIPHK UM.
Dalam perjanjian tersebut, pada poin komponen biaya pendidikan akan disalurkan langsung kepada UM, sedangkan biaya hidup dan kebutuhan lainnya akan dikelola oleh pihak yang ditunjuk oleh Pemerintah Kabupaten Barito Selatan. “Kami akan memastikan bahwa semua kebutuhan mahasiswa terpenuhi dengan baik sehingga mereka bisa fokus pada studi mereka,” kata Markani, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Barito Selatan.
Kerjasama yang dijalin ini menunjukkan komitmen bersama antara UM dan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas dan berkualitas kepada masyarakat, khususnya yang berasal dari wilayah Barito Selatan untuk dapat mengenyam pendidikan.
Penandatanganan perjanjian ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik dalam membangun sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah untuk menciptakan akademisi generasi muda yang siap bersaing di dunia kerja. “Kami optimis bahwa kerjasama ini akan membawa dampak positif bagi kedua belah pihak dan terutama bagi para mahasiswa yang akan merasakan manfaatnya secara langsung,” tambah Isnah Cholisah, Kabid PAUD Disdik.
Pewarta: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
