
Malang – Workshop STEM coding pada Jum’at (25/10) digelar di Gedung B23 FMIPA, dengan Universitas Negeri Malang (UM) sebagai tuan rumah. Acara ini dihadiri oleh calon guru serta perwakilan guru dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota dan Kabupaten Malang.
Dr. rer. nat. Safwatun Nida, M.Pd., Sekretaris Departemen Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam sekaligus Ketua Pelaksana acara ini, menjelaskan bahwa workshop ini bertujuan untuk mengenalkan konsep STEM serta metode implementasinya dalam pendidikan. “Workshop ini juga bertujuan untuk melatih calon guru dalam memahami coding dan cara mengaplikasikannya di kelas,” ujarnya.
Acara dilaksanakan secara hybrid, terhubung dengan berbagai universitas di Indonesia, termasuk Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Kristen Petra, Universitas Riau Kepulauan, STKIP Bina Insan Mandiri, dan Universitas Jember (UNEJ). Narasumber workshop dihadirkan secara daring, melibatkan perwakilan ARTEC, perusahaan edukasi media internasional berbasis coding, serta Asosiasi Program Pendidik STEM Indonesia (PP STEMI).
“Harapannya, kolaborasi antara calon guru, guru IPA, dan dosen IPA dapat berkembang untuk menciptakan pembelajaran berbasis STEM yang efektif dan diimplementasikan di sekolah-sekolah. Ini akan membantu mengembangkan kemampuan abad ke-21 siswa,” tambah Dr. Safwatun.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Universitas Negeri Malang untuk meningkatkan mutu pendidikan, yang juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pendidikan berkualitas. Dengan pelatihan ini, diharapkan pendidikan di Indonesia semakin inklusif dan inovatif, berkontribusi pada kemajuan masyarakat yang berkelanjutan.
Dengan demikian, workshop ini tidak hanya menjadi langkah awal dalam pendidikan STEM, tetapi juga mempersiapkan generasi masa depan yang siap menghadapi tantangan global.
Pewarta: Cendikia Rani Zakia Insani – Mahasiswa S1 PBSID FS UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
