Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf
Seminar Membaca Masa Depan Melalui Sejarah Peradaban

Malang – Dengan mengangkat tema sejarah dan kesehatan mental, Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) menggelar pameran dan seminar. Acara yang berlangsung di Gedung D214 dan aula AVA Gedung D14 ini diadakan pada Rabu-Kamis (13-14/11), memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memamerkan hasil karya dari mata kuliah kurasi sastra.

Dua tema utama acara ini, yakni “Membaca Masa Depan Melalui Sejarah Peradaban” dan “Mengurai Asa di Balik Luka sebagai Ruang Ekspresi Menuju Kesehatan Mental dalam Lintasan Lensa Sastra”, menyedot perhatian peserta dan pengunjung. Seminar ini juga menghadirkan tiga pembicara utama, yaitu Prof. Dr. Wahyudi Siswanto, M.Pd., Andre Setiawan, dan Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd., yang berbagi wawasan terkait literasi dan peran sastra dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis.

“Acara ini lahir dari mata kuliah kurasi sastra yang bertujuan untuk mendorong mahasiswa mengasah kemampuan kritis mereka dalam menginterpretasi karya sastra,” ujar Prof. Wahyudi. Beliau juga menjadi pembuka di kedua seminar, yang diselenggarakan pada Rabu dan Kamis.

Ketua pelaksana, Putri Wahyuni, menuturkan harapannya atas tema “Membaca Masa Depan Melalui Sejarah Peradaban” yang dapat memberikan wawasan baru bagi peserta. “Kami berharap agar pengunjung tidak sekadar mengenang sejarah, tetapi juga memanfaatkannya sebagai sumber data untuk merancang masa depan,” jelasnya.

Sementara itu, Safira Widya Eka Paloza, anggota panitia tema “Mengurai Asa di Balik Luka”, menambahkan, “Semoga acara ini memberikan manfaat dan energi positif kepada para audiens serta mengedukasi mereka tentang pentingnya kesehatan mental.”

Pameran ini tidak hanya menyajikan puisi dan prosa, tetapi juga menampilkan lukisan serta foto-foto tokoh sastra klasik yang memperkaya sudut pandang pengunjung terhadap literasi sastra. Secara langsung, acara ini mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor tiga, good health and well-being atau kehidupan sehat dan sejahtera, dengan mendorong diskusi tentang kesehatan mental dalam masyarakat.

Pewarta: Ayuningrat Larasati Amran – Mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it