
Malang – Demi menyukseskan Pilkada serentak di Jawa Timur, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Malang (UM) bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Timur mengadakan kegiatan bertema “Peningkatan Partisipasi Pemilihan Melalui Ruang Digital”. Acara ini digelar di Aula HOS Tjokroaminoto dan dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk pengurus Komite Komunikasi Digital (KKD), pemerintah daerah, komunitas, serta perwakilan masyarakat.
Wakil Dekan III FIS UM, Syamsul Bachri, S.Si., M.Sc., Ph.D., menyoroti pentingnya kolaborasi antara akademisi dan pemerintah. “Dengan optimalisasi ruang digital, partisipasi masyarakat dalam pemilu dapat meningkat signifikan,” tuturnya.
Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.Pd., menambahkan bahwa literasi digital menjadi tameng melawan disinformasi. “Teknologi harus dimanfaatkan untuk memperkuat demokrasi, bukan menjadi sarana penyebaran hoaks yang merusak integritas pemilu,” tegasnya.
Diskusi menghadirkan narasumber ahli, yakni Machmud Suhermono, M.IP., dan Anisa Rizki Sabrina, S.IP., M.A. Machmud menekankan pentingnya media sosial sebagai alat kampanye yang edukatif, sedangkan Anisa menyoroti bahaya hoaks dalam demokrasi. “Literasi digital adalah kunci untuk berpikir kritis terhadap informasi, bukan sekadar soal teknologi,” ungkap Anisa.
Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-16: perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh. Upaya ini bertujuan menciptakan masyarakat yang cerdas menggunakan ruang digital demi Pilkada yang inklusif dan transparan.
Diskominfo Jatim dan FIS UM berharap inisiatif ini mampu memperkuat kesadaran digital masyarakat. Literasi digital diharapkan menjadi jembatan untuk demokrasi yang sehat dan berintegritas.
Penulis: Reva Maha Putra – Mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
