
Malang – Gemerlap budaya dan persahabatan mewarnai penutupan Malang Young Festival 2025 pada Sabtu (9/8) di Balai Kota Malang. Sebanyak 64 mahasiswa internasional peserta UM International Camp (UM ICamp) dari 31 negara ikut memeriahkan acara yang diawali dengan gala dinner bersama jajaran pemerintah kota.
Acara ini dihadiri Wali Kota Malang Dr. Ir. H. Wahyu Hidayat, M.M., anggota DPRD Kota Malang, Rektor Universitas Negeri Malang (UM) Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., dan Direktur UM ICamp Nohan Arum Romadlona, M.K.M. Kehadiran mahasiswa internasional menjadi daya tarik tersendiri bagi festival yang menggabungkan pelestarian sejarah dengan inovasi karya pemuda.
“Undangan ini merupakan kehormatan bagi kami. Tahun-tahun sebelumnya gala dinner hanya bersama Wali Kota dan jajarannya, namun kali ini digabung dengan undangan menghadiri Malang Young Festival langsung dari Wali Kota,” ujar Nohan.
Rektor UM Prof. Hariyono dalam sambutannya menekankan pentingnya acara ini sebagai ajang melahirkan sejarah baru. “Malang adalah kota yang penuh sejarah. Festival ini tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga memunculkan karya baru pemuda yang bisa berkembang dan lahir dari Kota Malang,” tuturnya. Ia menambahkan, kehadiran mahasiswa internasional bertujuan mengenalkan produk asli Arema kepada dunia.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi dukungan UM dalam pembangunan kota, khususnya pada pengembangan sumber daya manusia. “Dengan dukungan akademik, Malang akan tetap mbois dan berkelas,” ujarnya.
Penutupan festival semakin semarak dengan penampilan finalis, atraksi seni pemuda, dan tari Pesona Kayutangan yang menjadi ikon budaya Kota Malang. Kehadiran mahasiswa internasional UM ICamp memperkaya suasana, sekaligus membuka peluang karya pemuda Malang untuk dikenal secara global.
Pewarta: Tri Anggara Medhi Sampurno – Internship Humas UM
Fotografer: Muhammad Ghifariansyah – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
