
Kudus – Ketekunan dan semangat juang Alvin Rizqullah Fadillah kembali berbuah manis. Atlet pencak silat asal Kabupaten Pasuruan sekaligus mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) ini berhasil meraih Juara 2 kelas G putra (75–80 kg) dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 yang digelar di GOR Djarum Kaliputu, Kudus, pada 15–22 Oktober 2025. Capaian tersebut menjadi bukti konsistensinya dalam menjaga prestasi sekaligus mengharumkan nama Jawa Timur di kancah nasional.
Perjalanan Alvin menuju panggung nasional tak diraih secara instan. Ia mulai dilirik sejak mengikuti Puslatda PON Sumut 2024 dan berhasil menorehkan gelar juara di Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) 2025. “Sejak Puslatda Sumut tahun lalu saya sudah mulai dipantau. Setelah menjuarai PORPROV, akhirnya saya mendapat kesempatan membela Jawa Timur di PON,” ujar Alvin.
Persiapan panjang pun ditempuh dengan disiplin tinggi. Alvin bersama timnya mengikuti uji gelanggang pada 16–17 Oktober untuk memastikan kesiapan teknik dan fisik. Ia mengaku, tantangan terbesar datang dari dalam diri. “Yang paling sulit itu menjaga komitmen dan berat badan selama pertandingan,” tuturnya. Menurutnya, kekuatan mental menjadi kunci utama agar tetap fokus di arena.
Dalam partai final, Alvin tampil agresif dan taktis. Kecepatan serta kekuatan tendangan kanan-kiri menjadi senjata utama untuk mengimbangi lawan. “Spesialisasi saya ada di speed dan power tendangan. Itu yang saya maksimalkan selama pertandingan,” jelasnya.
Keberhasilan Alvin tak lepas dari dukungan penuh pelatih dan keluarga. Mereka menjadi pilar penting sejak awal kariernya di dunia silat. “Keluarga dan pelatih selalu ada sejak awal saya menekuni silat. Mereka berperan besar sampai saya bisa berdiri di podium ini,” ungkap Alvin.
Menutup perjuangannya di PON Bela Diri 2025, Alvin mengungkapkan rasa syukur sekaligus tekad untuk terus berkembang. “Banyak pelajaran berharga dari ajang ini. Semoga bisa jadi bekal untuk tampil lebih baik di kesempatan berikutnya,” pungkasnya.
Pewarta: Eka Dyah Febriyanti – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
