
Batu – Menguatkan karakter kepemimpinan menjadi langkah strategis yang kini ditempuh Universitas Negeri Malang (UM) untuk menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berubah. Tidak hanya bagi mahasiswa, UM juga membekali seluruh aparatur kampus melalui pelatihan kepemimpinan yang digelar di Pusat Pendidikan Artileri Pertahanan Udara (Pusdikarhanud).
Acara yang diikuti oleh seluruh jajaran pemimpin Universitas Negeri Malang ini dimulai pada hari Kamis (12/11) dan dibuka langsung oleh Komandan Pusdikarhanud, Brigjen TNI I Made Suryawan, S.Sos., M.A. Dalam sambutannya tersebut, Brigjen Suryawan menekankan pentingnya melakukan peningkatan kepemimpinan agar mampu memenuhi kebutuhan dunia profesional sekaligus menekankan urgensi penguatan leadership di era kompetitif.
“Dunia profesional membutuhkan pemimpin yang bukan hanya kuat secara akademis, tetapi juga matang dalam karakter, mampu mengelola emosi, berpikir analitis, serta mengambil keputusan cepat dan tepat. Nilai-nilai ini menjadi inti leadership modern,” ujarnya.
Brigjen Suryawan menambahkan bahwa pelatihan selama dua hari tersebut berfungsi sebagai jembatan peningkatan kompetensi bagi para pemimpin UM.
“Ini bukan sekadar pendidikan dasar, melainkan strategi untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan pada level yang lebih tinggi,” tegasnya.
Sekretaris Universitas mewakili Rektor UM, Prof. Drs. I Wayan Dasna, M.Si., M.Ed., Ph.D., menyampaikan pandangan senada. Ia menegaskan bahwa seorang pemimpin harus menjadi contoh nyata bagi seluruh staf.
“Leader itu harus mampu berkomunikasi dengan baik, bersikap modern, memotivasi, menginspirasi, dan mengelola waktu. Kita juga wajib membiasakan etos salam, senyum, sapa, sopan,” ungkapnya.
Melalui program Leader Champ ini, UM berharap tercipta peningkatan profesionalitas aparatur, sehingga lingkungan kerja semakin kondusif, aktif, dan produktif. Pelatihan ini juga menjadi langkah strategis UM dalam memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap kebutuhan global.
Fotografi: Muhammad Arif Fadlurrahman – Humas UM
Pewarta: Muhammad Arif Fadlurrahman, Aliza Nur Sabila – Humas UM
Editor: Aliza Nur Sabila – Humas UM
