Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf
Ketua LPPM UM Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si. (tiga dari kiri) mewakili UM untuk menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Sumatera Utara dan Aceh

Malang – Menggugah empati publik, Universitas Negeri Malang (UM) menunjukkan komitmen kuat dalam aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Sumatera Utara dan Aceh pada Jumat (12/12). Melalui koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), UM menyalurkan total dana Rp300 juta yang dihimpun dari sivitas akademika serta dikelola secara terstruktur bersama perguruan tinggi mitra di wilayah terdampak.

Ketua LPPM UM Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si., menjelaskan bahwa penggalangan donasi dilaksanakan pada 10 Desember dan berhasil menghimpun sekitar Rp150 juta. Dana tersebut berasal dari partisipasi keluarga besar UM serta dukungan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). “Selain donasi sivitas akademika, pimpinan universitas juga mengalokasikan tambahan dana melalui lembaga zakat internal UM untuk memperkuat kontribusi bantuan,” ujarnya.

Berbeda dari pola bantuan konvensional, Rektor UM bersama jajaran pimpinan memutuskan untuk tidak menyalurkan bantuan dalam bentuk barang maupun menurunkan tim langsung ke lokasi. Langkah ini diambil guna menekan biaya operasional agar bantuan dapat diterima secara maksimal oleh masyarakat terdampak. Bantuan disalurkan melalui perguruan tinggi setempat yang telah memiliki posko kebencanaan dan pemahaman langsung terhadap kondisi lapangan.

Penyaluran dana dilakukan selama tiga hari secara bertahap. Pada hari pertama, UM menyalurkan masing-masing Rp50 juta kepada Universitas Negeri Medan (UNIMED) dan Universitas Sumatera Utara (USU). Hari kedua, bantuan sebesar Rp100 juta diserahkan kepada Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh yang mengalami dampak banjir paling parah. Selanjutnya, pada hari ketiga, UM menyalurkan masing-masing Rp50 juta kepada Universitas Negeri Padang (UNP) dan Universitas Andalas (UNAND).

“Penyaluran dilakukan melalui LPPM dan posko kebencanaan masing-masing kampus, sehingga bantuan dapat langsung diarahkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Prof. Markus.

Selain bantuan dana, UM juga menyiapkan langkah lanjutan berupa program pengabdian kepada masyarakat berbasis kebencanaan. Program ini melibatkan dosen serta tenaga medis, meliputi layanan kesehatan, pendampingan psikososial, hingga dukungan pemulihan pascabencana, dengan koordinasi utama di bawah LPPM UM.

Melalui skema kolaboratif ini, Universitas Negeri Malang menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang aktif menjadi agen kemanusiaan dan penggerak solidaritas nasional dalam menghadapi bencana.

Pewarta: Inayah Amalia Taufani – Internship Humas UM
Fotografer: Muhammad Raffa Andarra – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it