Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf

Probolinggo — Forum Silaturahmi Alumni Pelajar Probolinggo Universitas Negeri Malang (FORSILAP UM) pada Senin-Kamis (12–15/1) menggelar Program Forsilap Goes To School (FGTS). Program ini merupakan upaya mahasiswa UM yang tergabung dalam FORSILAP untuk mendekatkan dunia perkuliahan kepada pelajar tingkat SMA, SMK, dan MA di Kota serta Kabupaten Probolinggo. Program kegiatan yang akan dilanjutkan pada Senin, 19 Januari 2026 ini telah menjangkau sebanyak 11 sekolah.

Dengan mengusung tema “Mengenal Kampus, Menemukan Arah Studi, dan Pengembangan Diri”, FGTS dirancang untuk membuka wawasan siswa mengenai pendidikan tinggi sekaligus membantu mereka merencanakan masa depan akademik sejak dini. Ketua Umum Forsilap UM, Hendri Lukman Nur Arif, menegaskan bahwa tema tersebut relevan dengan kebutuhan pelajar saat ini.

“Tema ini kami pilih untuk mengajak siswa memahami pentingnya perencanaan studi dan pengembangan diri sejak bangku sekolah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hendri menjelaskan bahwa FGTS menjadi sarana mahasiswa UM untuk berbagi pengalaman secara langsung kepada pelajar di daerah asal. “Kami ingin memberikan gambaran nyata tentang kehidupan kampus, jalur masuk perguruan tinggi, serta dinamika kuliah dari sudut pandang mahasiswa,” katanya. Program ini juga bertujuan menumbuhkan minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Selama pelaksanaan, tim Forsilap UM mengunjungi SMK Ahmad Yani, SMKN 2 Probolinggo, SMAN 4 Probolinggo, SMK 1 Muhammadiyah Probolinggo, SMA 1 Gending, SMAN 1 Kraksaan, SMAN 3 Probolinggo, MAN 1 Probolinggo, MAN 2 Probolinggo, SMA Taman Madya Probolinggo, dan SMKN 4 Probolinggo. Materi yang disampaikan meliputi profil UM, sejarah, prestasi, fasilitas, fakultas, program studi, hingga jalur seleksi masuk perguruan tinggi, disertai pemutaran video profil dan sesi ice breaking interaktif.

Menariknya, FGTS juga membongkar stigma negatif tentang kuliah. “Masih ada anggapan kuliah hanya berujung pengangguran. Kami berbagi pengalaman mulai dari proses masuk, adaptasi, manajemen waktu, hingga pengembangan diri di kampus,” tutur Hendri.

Melalui FGTS, Forsilap UM berharap pelajar Probolinggo memperoleh informasi akurat tentang dunia perkuliahan dan semakin termotivasi merencanakan untuk melanjutkan studi ke pendidikan tinggi. Program ini sekaligus menjadi kontribusi mahasiswa UM dalam memperluas akses informasi tentang pendidikan tinggi secara merata.

Pewarta: Nazhifa Filza Darayanicha – Mahasiswa Fakultas Sastra UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it