Malang – Universitas Negeri Malang (UM) kian memantapkan langkah sebagai perguruan tinggi unggul yang tidak hanya mengejar capaian institusi, tetapi juga merawat ekosistem belajar yang berkelanjutan bagi seluruh sivitas akademika dalam menyambut 2026.
Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., menegaskan bahwa penguatan budaya akademik menjadi kunci agar UM terus relevan menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, pendidikan tinggi harus menghadirkan ruang belajar yang hidup, inklusif, dan mendorong pertumbuhan intelektual, moral, serta sosial.
“Kita sebagai lembaga pendidikan terus berupaya merawat bagaimana ekosistem belajar itu terus tumbuh dan berkembang di lingkungan keluarga besar UM, baik dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa,” ujar Prof. Hariyono dalam wawancara bersama tim Humas UM pada Selasa (3/2).
Ia menjelaskan, UM menjalankan peran tersebut melalui pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Tiga pilar ini dinilai menjadi fondasi penting dalam menanamkan tanggung jawab intelektual dan sosial kepada mahasiswa, agar lulusan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Prof. Hariyono menekankan bahwa UM menyiapkan mahasiswa untuk menjadi agen perubahan peradaban, bukan sekadar pencari gelar.
“UM membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik dan kemampuan bahasa internasional, sehingga setelah lulus mereka mampu melanjutkan studi dan bekerja di berbagai belahan dunia,” jelasnya.
Dalam menghadapi dinamika global, ia juga mengajak mahasiswa menumbuhkan semangat belajar sepanjang hayat.
“Yang utama bukan sekadar kuliah, tetapi belajar. UM ingin menginternalisasikan nilai bahwa setiap insan akademik adalah pembelajar sepanjang hayat,” tegasnya.
Komitmen UM dalam memperkuat integritas, budaya belajar, dan tanggung jawab sosial selaras dengan SDGs, terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan Tangguh), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Pewarta: Inayah Amalia Taufani – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
