Malang – Universitas Negeri Malang (UM) resmi menghadirkan Grab Smart Shelter sebagai titik penjemputan transportasi online di lingkungan kampus. Fasilitas ini berlokasi di depan area parkir Stadion UM dan difungsikan sebagai pusat naik-turun penumpang layanan Grab.
Kehadiran Grab Smart Shelter dirancang untuk mengurai persoalan klasik penjemputan yang kerap memicu kemacetan dan kebingungan titik lokasi. Dengan penanda yang jelas dan lokasi strategis, shelter ini memudahkan mahasiswa maupun mitra pengemudi dalam proses penjemputan dan pengantaran.
Selain sebagai titik kumpul, shelter dilengkapi tempat duduk dan colokan listrik untuk pengisian daya perangkat. Fasilitas tersebut memberi kenyamanan tambahan, terutama saat jam sibuk perkuliahan.
Salah satu mahasiswa UM, Teguh, mengaku terbantu dengan adanya fasilitas tersebut.
“Menunggu Grab di sini menyenangkan. Pengemudi tidak perlu lagi kebingungan mencari tempat berhenti,” ujarnya saat diwawancarai Tim Humas UM pada Kamis (29/1).
Hal senada disampaikan Zahra. Ia menilai shelter membuat proses penjemputan lebih terorganisasi.
“Saya sering menunggu di sini karena tidak panas dan lokasinya mudah dikenali. Jadi tidak ada lagi kesalahan titik penjemputan,” katanya.
Secara strategis, penyediaan Grab Smart Shelter mendukung mobilitas kampus yang lebih tertib, aman, dan efisien. Kebijakan ini sejalan dengan komitmen UM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin 11 tentang kota dan permukiman yang berkelanjutan melalui pengelolaan transportasi yang lebih terintegrasi.
Melalui fasilitas ini, UM menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan publik kampus sekaligus menciptakan ekosistem transportasi yang ramah, teratur, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa.
Pewarta: Naurah Ika Wardaningtyas – Mahasiswa S1 Bahasa dan Sastra Indonesia UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
