Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf

Malang – Universitas Negeri Malang (UM) menghadirkan praktisi pemerintah daerah dalam kegiatan Lecture Collaboration yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (11/3). Kegiatan yang diinisiasi Program Magister Ilmu Ekonomi Departemen Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) tersebut bertujuan memperkaya perspektif mahasiswa terkait implementasi kebijakan pembangunan ekonomi daerah secara langsung dari praktisi lapangan.

Kuliah kolaboratif ini menghadirkan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangkalan, CHK Karyadinata, yang memaparkan strategi pembangunan ekonomi berbasis sektor pertanian. Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi fondasi utama penggerak ekonomi daerah sekaligus penopang ketahanan pangan masyarakat.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan sejumlah program strategis yang telah dijalankan pemerintah daerah, seperti penerapan urban farming, pengembangan pertanian presisi untuk mengantisipasi fluktuasi harga komoditas, serta penyuluhan terintegrasi bagi petani guna meningkatkan produktivitas.

“Hal-hal yang sudah kita lakukan selama satu tahun masih bertumpu pada sektor tanaman pangan dan peternakan sapi. Hasilnya, selama 13 bulan kita surplus beras sehingga produksi kita tidak hanya cukup untuk konsumsi masyarakat Bangkalan, tetapi juga memiliki cadangan pangan yang kuat,” ujar Karyadinata.

Ia menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi daerah, tetapi juga menjadi kunci menjaga kedaulatan pangan nasional. “Ketika pertanian bergerak, maka kedaulatan pangan bergerak. Ketika kedaulatan pangan terjamin, maka masa depan bangsa ini akan semakin baik,” tegasnya.

Dosen FEB UM, Inayati Nuraini Dwiputri, menyampaikan bahwa kuliah kolaborasi tersebut memberikan wawasan baru bagi mahasiswa dalam memahami praktik pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, banyak isu yang disampaikan dapat dikembangkan menjadi topik penelitian akademik.

“Dari pemaparan tadi sebenarnya banyak sekali tema yang bisa dijadikan riset, baik untuk skripsi maupun tesis mahasiswa. Ini menjadi insight yang sangat menarik untuk dikaji lebih lanjut,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, UM berharap mahasiswa mampu menghubungkan konsep teori ekonomi pembangunan yang dipelajari di kelas dengan praktik kebijakan yang diterapkan pemerintah daerah. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan Tanpa Kelaparan (Zero Hunger), Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth), serta Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (Responsible Consumption and Production), yang menekankan pentingnya pembangunan ekonomi berkelanjutan berbasis ketahanan pangan.

Pewarta: Catharina Apriliandari Andreanti – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it