Skip to content

Universitas Negeri Malang

Excellence In Learning Innovation

Pendaftaran SarjanaPendaftaran Pascasarjana
image_pdf

Malang – Universitas Negeri Malang (UM) pada Selasa (21/4) telah melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Di hari pertama ini, acara berjalan dengan lancar dan tertib. Hingga pelaksanaan ujian berlangsung, tidak ditemukan kendala yang mengganggu jalannya ujian.

Sesuai dengan kebijakan panitia pusat, peserta tidak dapat memilih lokasi ujian secara langsung, melainkan hanya dapat memilih kota tujuan. Sebanyak 19.640 peserta mengikuti UTBK di UM.

“Peserta seleksi mahasiswa baru 2026 tidak bisa menentukan lokasi tes, hanya dapat memilih kota tujuan saja untuk menimalisir kecurangan yang terjadi pada tahun sebelumnya,”ujar Rektor UM Prof. Dr. Hariyono, M.Pd.

Dalam rangka mendukung pelaksanaan UTBK, UM menyiapkan 67 ruang ujian yang tersebar di berbagai fakultas. Fasilitas tersebut didukung oleh 1.304 unit komputer, yang mampu menampung hingga 2.608 peserta per hari dalam dua sesi.

Untuk memastikan kenyamanan peserta, seluruh perangkat komputer dan jaringan internet telah dipersiapkan secara optimal. Selain itu, lingkungan ruang ujian juga dijaga agar tetap kondusif selama pelaksanaan berlangsung. 

Dalam aspek pelayanan, UM juga memberikan perhatian khusus kepada peserta berkebutuhan khusus. Tercatat sebanyak 11 peserta disabilitas mengikuti UTBK tahun ini, yang mendapatkan pendampingan langsung oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gempita UM serta penempatan lokasi ujian yang mudah diakses.

Untuk menjamin keamanan dan integritas ujian, UM menerapkan berbagai prosedur ketat, seperti pemeriksaan sebelum memasuki ruang ujian, penggunaan detektor logam, penonaktifan CCTV di ruang ujian, serta pengawasan ketat oleh pengawas dan teknisi yang telah mendapatkan pelatihan khusus.

“Upaya lebih lanjut kami lakukan dengan mematikan CCTV yang ada di ruangan selama pelaksanaan UTBK untuk menjaga kerahasiaan soal selama ujian berlangsung,” ujar Rektor UM.

Selain itu, kebijakan perkuliahan daring untuk seluruh mahasiswa UM diterapkan selama pelaksanaan UTBK guna mengurangi kepadatan di lingkungan kampus. Langkah ini turut didukung oleh 76 personel keamanan yang disiagakan di berbagai titik strategis. Rektor UM Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., mengatakan pesannya kepada peserta UTBK di hari selanjutnya.

“Semoga peserta dapat datang lebih awal dan tidak nervous saat melaksanakan ujian,” ujarnya.

Dengan berbagai fasilitas dan pelayanan yang telah disiapkan, UM berkomitmen menghadirkan pelaksanaan UTBK yang aman, nyaman, serta menjunjung tinggi prinsip kejujuran dan transparansi.

Pewarta : Shella Ramadhani Zahra –Internship Humas UM
Fotografer : Sudrajat Arif Wicaksono – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it