Skip to content
image_pdf

Trenggalek — Universitas Negeri Malang (UM) melalui kegiatan Profesor dan Doktor Menginspirasi dalam rangka Dies Natalis ke-72 mengirimkan profesor dan doktor untuk memberikan inspirasi kepada sekolah-sekolah di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya melalui kunjungan Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd. ke SMAN 1 Panggul, Kabupaten Trenggalek, untuk memperkenalkan pendidikan tinggi sekaligus memperkuat gerakan peduli lingkungan SMANEPAGREEN.

Kunjungan yang dilakukan pada Jumat (18/9) itu menjadi kesempatan bagi siswa SMAN 1 Panggul untuk mengenal kehidupan perkuliahan dan memperoleh informasi mengenai proses penerimaan mahasiswa baru di UM. Kehadiran Prof. Sumarmi diharapkan dapat menumbuhkan semangat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sekaligus membuka cakrawala tentang pilihan dan peluang akademik di masa depan.

Pengenalan kehidupan perguruan tinggi juga menjadi bagian dari upaya mendekatkan UM dengan pelajar di daerah. Melalui interaksi langsung dengan akademisi, siswa dapat memperoleh gambaran mengenai dunia perkuliahan, lingkungan akademik, serta berbagai peluang pengembangan diri yang dapat dipersiapkan sejak jenjang sekolah menengah.

Selain memberikan inspirasi mengenai pendidikan tinggi, Prof. Sumarmi yang juga Ketua Green Campus UM memperkenalkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekolah. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari pendidikan karakter yang perlu dibangun melalui kebiasaan sehari-hari serta keterlibatan seluruh warga sekolah.

Pesan tersebut sejalan dengan SMANEPAGREEN, gerakan hijau yang dikembangkan SMAN 1 Panggul. Sekolah tersebut secara aktif menjalankan berbagai kegiatan peduli lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan dan meningkatkan kesadaran warga sekolah terhadap dampak perubahan iklim.

Kunjungan Prof. Sumarmi menjadi momentum untuk memperkuat semangat SMANEPAGREEN agar terus berkembang dalam kehidupan sekolah. Penguatan budaya peduli lingkungan membutuhkan kesinambungan antara pengetahuan dan tindakan. Sekolah dapat menghubungkan proses pembelajaran dengan persoalan lingkungan di sekitarnya sehingga siswa memahami hubungan antara kebiasaan sehari-hari, kualitas lingkungan, dan tanggung jawab bersama dalam menghadapi perubahan iklim.

Upaya tersebut juga selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 tentang pendidikan bermutu, SDGs 11 tentang kota dan komunitas berkelanjutan, serta SDGs 13 tentang penanganan perubahan iklim. Pendidikan lingkungan yang diterapkan melalui kebiasaan dan aksi nyata dapat membentuk generasi yang memiliki pengetahuan sekaligus kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Melalui pertemuan tersebut, inspirasi untuk melanjutkan studi di UM dan kepedulian terhadap lingkungan hadir sebagai dua pesan yang saling melengkapi. Siswa diharapkan tidak hanya memiliki cita-cita akademik yang tinggi, tetapi juga kesadaran untuk memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan masyarakat.

Kegiatan Profesor dan Doktor Menginspirasi dalam rangka Dies Natalis ke-72 UM diharapkan dapat mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan sekolah. Bagi SMAN 1 Panggul, kunjungan tersebut menjadi dorongan untuk terus memotivasi siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sekaligus memperkuat budaya peduli lingkungan melalui semangat SMANEPAGREEN.

Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it