Skip to content
image_pdf

Malang – Universitas Negeri Malang (UM) bersama Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Penang, Malaysia, menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Strategic Management of Student Affairs, Careers, and Alumni di Ruang Sidang Rektor, Graha Rektorat Lantai 8 UM, Senin (21/9). Kegiatan ini menjadi forum berbagi pengalaman dalam pengelolaan kemahasiswaan, karier, dan alumni serta membahas peluang kolaborasi internasional yang dapat dikembangkan oleh kedua institusi.

Kegiatan tersebut menghadirkan Prof. Nor Azland Bin Othman dan Prof. Nor Salwa dari UiTM Cawangan Penang, Malaysia. Sementara itu, UM diwakili Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UM, Prof. Dr. Eng. Ir. Siti Sendari, S.T., M.T., beserta jajaran dan sivitas akademika UM.

Dalam sesi pemaparan, UiTM memperkenalkan profil institusi, perkembangan kampus, serta berbagai program yang mendukung pengembangan mahasiswa. UiTM juga memaparkan ekosistem akademik dan pengelolaan sumber daya yang melibatkan tenaga akademik, administratif, dan teknis dalam mendukung proses pembelajaran serta pengembangan mahasiswa.

Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai pengalaman UiTM dalam membangun lingkungan pendidikan yang mendorong keterlibatan mahasiswa dalam berbagai aktivitas. Pengembangan mahasiswa tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran akademik, tetapi juga melalui kegiatan yang mendukung kepemimpinan, keterampilan, pengalaman profesional, dan keterlibatan mahasiswa di lingkungan kampus.

Sementara itu, Prof. Dr. Eng. Ir. Siti Sendari, S.T., M.T., memperkenalkan ekosistem kegiatan kemahasiswaan yang berada di bawah Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni UM.

“Di UM terdapat sekitar 50 student activities yang menjadi wadah aktivitas mahasiswa, seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM). Keberagaman organisasi dan komunitas tersebut menjadi bagian dari ekosistem kemahasiswaan yang terus dikembangkan di UM,” ujarnya.

Berbagai komunitas dan organisasi tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat, bakat, kepemimpinan, dan pengalaman berorganisasi. UM juga memiliki kompetisi bagi komunitas mahasiswa sebagai ruang apresiasi terhadap aktivitas dan kontribusi mahasiswa di lingkungan kampus.

Selain pengembangan organisasi mahasiswa, kedua pihak membahas peluang mobilitas mahasiswa ke Malaysia serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa dari kedua institusi. Kolaborasi lintas negara tersebut dapat memberikan pengalaman internasional kepada mahasiswa sekaligus memperluas kesempatan untuk belajar dan bekerja sama dengan mahasiswa dari lingkungan akademik dan budaya yang berbeda.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Bermutu dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Pengembangan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan kemahasiswaan dan pengalaman internasional sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Sementara itu, penjajakan kolaborasi antara UM dan UiTM mencerminkan penguatan kemitraan antarlembaga pendidikan.

Melalui FGD ini, UM dan UiTM memperkuat ruang berbagi pengalaman dalam pengelolaan kemahasiswaan, karier, dan alumni. Pertemuan tersebut sekaligus membuka peluang pengembangan kolaborasi secara bertahap, khususnya dalam kegiatan mahasiswa, mobilitas internasional, organisasi kemahasiswaan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pewarta: Shella Ramadhani Zahra – Internship Humas UM
Fotografer: Naila Zafiroh – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM

Share it