image_pdf
Aviatul Mauludiyah mahasiswi S1 Pendidikan Luar Sekolah FIP UM

Malang. Covid-19 menyebabkan munculnya beberapa kebijakan salah satunya mengenai kuliah dari rumah. Universitas Negeri Malang (UM) juga mengambil keputusan untuk meliburkan mahasiswa agar dapat memutus penyebaran virus ini. Hal tersebut membuat beberapa mahasiswa akhir pun harus menyelesaikan tugas akhirnya di rumah.

Aviatul Mauludiyah salah satu mahasiswi S1 Pendidikan Luar Sekolah (PLS) FIP UM telah menyelesaikan seminar proposal (sempro) nya secara online pada Selasa (5/05). Melalui wawancara secara online ia membagikan ceritanya kepada Humas UM mengenai proses sempro. Mulai dari proposal yang sudah melalui perizinan dosen secara online, hambatan mengerjakan proposal selama dirumah, hingga membuat video presentasi mengenai hasil penelitian.

“Sebenarnya bisa menyelesaikan sempro saja saya sudah bersyukur, apalagi menyelesaikannya dengan tepat waktu. Namun untuk melaksanakan sempro dikala pandemi saat ini memang agak beda rasanya. Karena tidak bisa langsung bertemu dengan teman – teman dan dosen. Terlebih lagi pemberian semangat untuk penyelesaian sempro berbeda jika lewat online. Sedikit kurang puas karena moment akhir ini hanya lewat online.” Ujar Aviatul.

Ia juga menyebutkan adanya perbandingan antara sempro secara offline dan online. Seperti kesiapan mental karena banyaknya dukungan secara langsung di lingkungan kampus jika dilaksanakan secara offline. Bahan untuk menyusun proposal yang lebih mudah di dapat karena bisa melihat langsung referensi yang ada di perpustakaan.

Menurut desainer handal Medsos UM yang magang setahun di Humas UM ini, ada hal menarik dalam sempro yang dia ikuti kali ini. Jika biasanya para mahasiswa akan bertatap muka langsung dengan dosen melalui aplikasi video call, maka Aviatul diharuskan mengirimkan video presentasi proposal. “Pelaksanaan sempro kali ini sedikit berbeda dengan teman-teman lain karena dosen penguji memiliki kebijakan berbeda yang meminta saya membuat video presentasi, dimana setelahnya mereka akan memberikan pertanyaan, kritik, serta saran secara tertulis,”jelasnya.

Orang tua dari Aviatul sendiri mengaku sangat senang dan mendukung putrinya karena bisa lebih produktif selama di rumah dengan mengerjakan proposal yang merupakan syarat untuk kelulusan.

Pewarta Berita : Rifdah Ananda Baharuddin – Internship Humas UM