image_pdf
David Rinekso Pribadi dengan Medali Peraknya

Malang. Universitas Negeri Malang (UM) kembali ikut serta dalam ajang olahraga nasional utama Indonesia atau biasa disebut dengan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang diselenggarakan pada tanggal 2 – 15 Oktober 2021. UM sudah aktif berkontribusi dalam PON selama bertahun-tahun, bahkan sejak kampus ini masih dikenal dengan nama Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Malang (IKIP Malang). Tahun ini, UM mengirimkan sebanyak 14 perwakilan mahasiswa dari berbagai jurusan Fakultas Ilmu Keolahragaan untuk berpartisipasi dalam berbagai cabang lomba olahraga PON XX Papua 2021. 

Di tengah ajang yang masih berlangsung, kabar baik datang dari dua mahasiswa UM yang berhasil memetik kemenangan. Kedua mahasiswa tersebut adalah Delfa Amalya Putri dari jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat dan David Rinekso Pribadi dari jurusan Ilmu Keolahragaan UM.  Delfa berhasil meraih medali perunggu pada cabang olahraga sepatu roda sedangkan David berhasil meraih medali perak pada cabang olahraga Kabaddi.

Delfa Amalya Putri dengan Medali Perunggunya

Wakil Rektor III UM, Dr. Mu’arifin, M.Pd mengaku bangga atas kontribusi dan keberhasilan mahasiswanya dalam PON XX Papua 2021. Beliau mengatakan bahwa UM sangat mendukung dengan memberikan motivasi dan fasilitasi kepada para atletnya. “Cara memotivasi dan memfasilitasi UM ada banyak cara. Seperti apresiasi, rekognisi, dan layanan khusus.” tuturnya pada Sabtu (02/10/2021).

Dr. Mu’arifin, M.Pd menjalaskan kembali bahwa dukungan rekognisi yang diberikan berupa pengakuan terhadap prestasi atlet, yaitu konversi beban SKS tertentu sesuai dengan kebijakan rektor. Sementara itu, dukungan pelayanan khusus bisa berupa izin dan toleransi jadwal perkuliahan para atlet ketika mereka sedang ada jadwal untuk berlatih ataupun berlaga.

14 Atlet UM Berjuang dalam ajang PON XX Papua 2021

Ditanya mengenai pesan dan harapan, Dr. Mu’arifin, M.Pd selaku Wakil Rektor III berharap bahwa atlet UM senantiasa tetap berlatih dan menginspirasi banyak orang akan semangat perjuangan mereka untuk mengharumkan nama daerah dan kampus. Beliau juga berpesan kepada pada mahasiswa UM lainnya agar turut serta berkontribusi dalam berbagai bidang. “Meskipun tidak berada di level nasional, minimal ada kontribusi yang signifikan untuk diri sendiri dan almamater. Mari kita galakkan program-program pembinaan mahasiswa untuk mengoptimalkan bakat dan potensi.” ucap Dr. Mu’arifin, M.Pd.

Pewarta : Risa Ramadania – Internship Humas