image_pdf
Aa Kosasih, S.Sos mewakili kepala Perpustakaan UM membuka kegiatan

Malang. Perpustakaan Universitas Negeri Malang (UM) bekerjasama dengan Perpustakaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menyelenggarakan kegiatan pustaka akademik. Kegiatan yang dilaksanakan sebagai upaya pelaksanaan layanan informasi berkala tentang koleksi sumber daya informasi legislatif dan terkini melalui koleksi karya ilmiah ini bertemakan Hubungan Civic Competence dengan Partisipasi Politik mahasiswa. Dilaksanakan pada  Sabtu 14 Maret 2020, mulai pukul 09.00-12.00 WIB, sekitar 60 orang peserta yang didominasi mahasiswa HKn FIS UM nampak memenuhi Aula Perpustakaan UM lantai 2. Seluruh peserta yang hadir mengikuti dengan serius dan penuh antusias.

Peserta Pustaka Akademik nampak antusias

Aa Kosasih, S.Sos mewakili kepala Perpustakaan UM yang berhalangan hadir menyatakan bahwa kegiatann pustaka akademik ini terlaksana berkat kerjasama antara perpustakaan MPR RI dengan Perpustakaan UM. ”Hal ini merupakan wujud kerjasama awal, yang nantinya akan dilanjutkan dengan kerjasama lainnya, seperti kerjasama pertukaran pustaka, dimana karya-karya yang ditulis oleh civitas akademika UM dapat menjadi koleksi perpustakaan MPR RI, begitu pula sebaliknya. Semoga mendatang kita dapat bekerjasama lebih baik lagi dan saling berkolaborasi dalam kegiatan yang saling menguntungkan,”ujarnya

Nisa Arafiyah Tri Wulandari, M.Pd mempresentasikan tesisnya

Dilain pihak Kepala Biro Humas MPR RI Siti fauziah, S.E., M.M. menyampaikan bahwa perpustakaan MPR RI saat ini mempunyai kegiatan untuk membahas pustaka akademik, dimana salah satunya dapat berupa tesis mahasiswa S2 yang berkaitan dengan MPR. “Selain pustaka akademik, perpustakaan MPR juga memiliki kegiatan lain seperti Bicara Buku Bersama Wakil Rakyat. Kegiatan ini telah kami laksanakan sebelumnya di Yogyakarta, Cirebon, Semarang, dan Malang. Perpustakaan MPR memang tidak sebesar Perpustakaan DPR namun kami memiliki ciri khas dimana terdapat koleksi buku/karya yang tidak diperjual belikan, jadi buku-buku khusus yang memang produknya MPR dan tidak ada dipasaran. Salah satu buku yang tidak boleh dipinjamkan keluar karena sangat terbatas adalah buku risalah amandemen UUD,”jelasnya.

Penandatanganan MoU Perpustakaan MPR RI dengan Perpustakaan UM

Dalam kegiatan pustaka akademik yang berlangsung setengah hari ini juga dilakukan bedah karya akademik yang berasal dari tesis mahasiswa S2 Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) bernama Nisa Arafiyah Tri Wulandari, M.Pd yang berjudul “Hubungan Civic Competence dengan Partisipasi Politik Mahasiswa”. Menurut Nisa  penyusunan tesisnya tersebut dilatarbelakangi oleh pandangan bahwa jenjang pendidikan tinggi memiliki peran vital dalam mengembangkan sumber daya yang terampil, dimana mahasiswa memiliki tingkat partisipasi politik yang tinggi dan terdapat korelasi langsung antara proses demokrasi, partisipasi politik dan kesadaran politik rakyat.

Foto bersama

“Setiap aktifitas sukarela, non profesional yang mengenai pemerintah, politik, atau negara merupakan specimen partisipasi politik, sehingga untuk mewujudkan partisipasi yang bermutu dan tanggung jawab dalam kehidupan berpolitik diperlukan kompetensi kewarganegaraan dimana civic competence terdiri atas civic knowledge, civic skill, dan civic diposition,”jelasnya.

Foto bersama dengan seluruh peserta

“Adanya hubungan yang kuat anatara civic competence dengan partisipasi politik mahasiswa mengindikasikan bahwa tingkat kompetensi kewarganegaraan dapat menjadi salah satu faktor yang mampu mempengaruhi tingginya tingkat partisipasi politik mahasiswa,”simpulnya.