image_pdf

Malang. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi, Universitas Negeri Malang (UM) setiap tahunnya menerima bantuan biaya pendidikan bidikmisi. Melalui Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM)  diselenggarakan Bidikmisi Students Capacity Building (BSCB) 2019 dengan mengangkat tema “Membangun Semangat Persaudaraan Mahasiswa Baru Bidikmisi UM Dalam Mewujudkan Mahasiswa Bidikmisi yang Berprestasi, Berintergrasi, dan Berdedikasi Untuk Negeri”.

Acara ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru Bidikmisi UM Tahun 2019. BSCB tahun ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu Sabtu-Minggu, (19-20/10) di Gedung Kuliah Bersama Fakultas Ilmu Pendidikan (GKB FIP). Kegiatan tersebut sangat menarik karena dapat menghadirkan beberapa pemateri yang sudah tidak diragukan lagi. Hari pertama BSCB menghadirkan Ketua Senat UM yaitu Prof. Dr. Sukowiyono, S.H., M.Hum. dan dihari kedua juga menghadirkan Motivator Nasional yaitu Dra. Hj. Umi Dayati M.Pd.

Hari pertama BSCB Tahun 2019 dimulai dengan tarian pembukaan dan dibuka oleh MC, dilanjutkan pembacaan ayat kursi Al-Quran, Menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 Stanza, Mars UM dan Hymne Formadiksi UM. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan mulai dari Ketua Pelaksana BSCB, Ketua Formadiksi UM dan Wakil Rektor III yang pada kesempatan ini diwakilkan. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan banner deklarasi anti radikalisme, pembacaan doa, video interaktif dan dilanjutkan dengan pemberian materi-materi.

Hari pertama BSCB, beberapa pemateri yang dihadirkan adalah Ibu Rosmalita, S.Sos., M.Si yang merupakan Tim Bidikmisi Kemenristekdikti dengan membawakan materi tentang “Gali potensi mahasiswa Bidikmisi UM melalui peningkatan kompetensi, integritas dan solidaritas sebagai poros kemajuan bangsa Indonesia dan Mewujudkan Mahasiswa Bidikmisi UM yang Berkarakter dan Berjiwa Nasionalis Melalui Penguatan Ideologi Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa” dan Ketua Senat UM Prof. Dr. Sukowiyono, S.H., M.Hum yang membawakan materi tentang “Pendidikan Karakter di Era Reformasi”

Dalam penyampaian materinya, Prof. Dr. Sukowiyono, S.H., M.Hum menjelaskan tentang Kebhinekaan.

“Bahwa bangsa Indonesia pada saat ini telah mengalami degradasi wawasan kebangsaan dan semangat nasionalisme yang berakibat pada melemahnya soliditas bangsa, selain itu melemahnya wawasan kebangsaan saat ini ditandai dengan banyaknya konflik yang terjadi di Indonesia mulai dari persoalan Suku, Agama, Rasa dan Antar Golongan (SARA).

Lebih lanjut lagi, Ketua Senat UM juga menjelaskan bahwa selain konflik tersebut juga terdapat konflik yang ditengarai oleh kekuatan dan kelompok politik local yang ingin memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pewarta : Riki Pratama-Internship Humas UM