image_pdf

Dalam rangka melaksanakan Rencana Aksi Nasional (RAN) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) Tahun 2020 – 2024, Universitas Negeri Malang (UM) selenggarakan tes urine bagi dosen dan pegawai UM. Hal ini dilakukan dengan tujuan pencegahan melalui deteksi dini penyalahgunaan narkotika dan prekursor narkotika. Dilaksanakan di Poliklinik UM pada Selasa (19/07/2022) dan diikuti oleh 100 peserta. Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antara UM dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang akan dilakukan secara berkala.

Direktur SDM, Keuangan dan Aset UM, Drs. Imam Supeno, M.S., memaparkan bahwa dari sekitar 2000 lebih dosen dan pegawai UM, masih sekitar 5% staf yang diperiksa. Kegiatan ini akan terus dilanjutkan setiap tahun dan akan dimulai pada tahun ajaran baru. Tidak hanya dosen dan pegawai, sebagian mahasiswa baru juga akan dipilih untuk mengikuti tes urine secara berkala. ”Tentu saja harapan dari pelaksanaan tes ini tidak ada dosen maupun pegawai yang mengonsumsi narkotika dan obat-obatan terlarang,” ujar Drs. Imam Supeno, M.S.

Sejalan dengan hal itu, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Raymundus Andhi Hedianto, S.I.K., menjelaskan hasil dari tes urine tiap dosen dan pegawai nantinya akan langsung diserahkan kepada kepemimpinan UM untuk menjaga privasi dari tiap peserta. Pelaksanaan tes urine dimulai dengan tim medis Poliklinik UM yang memberikan instruksi kepada seluruh peserta terkait pelaksanaan tes. Tabung urine diberikan kepada setiap peserta dan petugas dari BNN akan memberikan pertanyaan singkat mengenai obat-obatan yang dikonsumsi selama seminggu terakhir agar hasil tes yang didapatkan akurat.

Pewarta: Nawal Kamilah Ismail – Internship Humas UM