image_pdf
Drs. Sumarwahyudi, M.Sn berfoto bersama peserta pelatihan
didepan karya batu hias yang dipamerkan

Malang.  Demi menerapkan salah satu nilai yang tercantum dalam Tri Dharma Perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat, Universitas Negeri Malang (UM) mengadakan Pelatihan Pembuatan Souvenir Khas dari Batu Hias khusus untuk masyarakat Kampung Sanan. Pelatihan tersebut dilaksanakan oleh tim pengabdian masyarakat dari Fakultas Sastra (FS) yang terdiri dari 5 dosen dan 5 mahasiswa. Setelah 8 kali pertemuan pelatihan, akhirnya kegiatan pengabdian masyarakat ini resmi ditutup pada Sabtu (26/09) di Gedung PRIMKOPTI “BANGKIT USAHA”, Sanan.

Pelatihan pembuatan batu hias ini telah dilaksanakan selama 8 kali pertemuan, dimulai pada tanggal 5 September dan ditutup pada hari ini. Pelatihan dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu, dan diikuti oleh sekitar 20 peserta dari 10 RT.

Foto bersama seluruh peserta pelatihan bersama para Dosen FS UM, Mahasiswa, Bapak Lurah Purwantoro, dan Bapak Camat Blimbing.

“Ibu ibu dan bapak bapak yang mengikuti pelatihan ini sangat antusias sekali. Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami, karena memang Kampung Sanan sebelumnya hanya memiliki olahan tempe sebagai souvenir. Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap kedepannya Kampung Sanan dapat mempatenkan souvenir Batu Hias handmade dari penduduk kampung sendiri. Terimakasih telah memilih kampung Sanan, dan kami akan berusaha agar kegiatan ini tetap berlanjut dan Batu Hias dapat menjadi ciri khas Kampung Sanan,” jelas Dra. Trinil Sri Wahyuni selaku koordinator pengabdian masyarakat dan KKN Kampung Sanan.

Drs. AAG Rai Arimbawa, M.Sn selaku ketua tim pengabdian masyarakat
menyampaikan sambutan

Drs. AAG Rai Arimbawa, M.Sn selaku ketua tim pengabdian masyarakat dari fakultas sastra mengucapkan terimakasih pula kepada masyarakat kampung Sanan karena telah diperkenankan berbagi ilmu dan menyelenggarakan kegiatannya disana dan telah disambut hangat oleh masyarakat. Ia berharap pembuatan batu hias di Kampung Sanan dapat dianjutkan setelah pelatihan ini. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan, oleh karena itu, Ia menghimbau kepada masyarakat dan pemerintah agar saling bahu membahu melanjutkan kegiatan ini.

Pelatih dan pelaksana kegiatan tersebut adalah seluruh anggota tim pengabdian masyarakat yang dipimpin oleh Drs AAG Rai Arimbawa. Mereka terdiri dari 5 dosen termasuk ketua yaitu Dra. Lilik Indrawati, M.Pd, Drs. Sumarwahyudi, M.Sn, Fenny Rohbeind S.Pd., M.Sn., Denik Ristya Rini S.Pd., M.Pd., dan 5 mahasiswa yaitu Mariyah Haura, Rikardus Kurnia Lango, Hana Firmaningrum, Alby Aruna, Malida Qonitah Fani.

Pewarta           : Ulya Aziza Fitriya – Internship Humas UM

Pewarta Foto   : Humas UM