image_pdf
Penyerahan penghargaan kepada Visualica Production

Malang- Persembahan dari lereng panderman merupakan sebuah film pendek dokumenter yang mengulas salah satu kearifan lokal di kota Batu, yakni batik bantengan. Film yang disutradarai oleh Citra Wisan Cahaya Ningrum mahasiswi DKV UM  ini berhasil menyabet juara diajang bergengsi yakni festival film batik Jawa Timur, dengan kategori film tervaforit dan film terbaik. Festival film batik Jawa Timur yang diadakan oleh Asosiasi Perajin Batik Jatim (APBJ) bersama UKM GO PROMO ini mengangkat tema “Aku dan Batikku”.

Malam penganugrahan festival film ini dilakukan pada Jumat (25/10) di Grand Dafam Signature Surabaya. Festival film batik Jawa Timur ini diadakan untuk memperingati hati batik nasional yang jatuh pada tanggal 2 oktober dan tidak hanya itu saja, alasan utama diadakannya festival film batik ini adalah untuk melestarikan batik-batik yang ada di Jawa Timur.

Persembahan dari Lereng Panderman menyabet dua kategori

Citra menjelaskan bahwa terpilihnya batik bantengan ini dikarenakan minimnya pengetahuan masyarakat sekitar yang tidak mengetahui adanya galeri batik batengan di Batu, Malang. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa batik ini sangat populer di kalangan masyarakat rentang usia 30 tahun ke atas. Ia juga mengatakan bahwa batik bantengan ini memiliki filosofi yang apik.

“Budaya bantengan itu sangat kental kaitannya dan sangat erat sekali filosofinya. Dimana filosofinya merupakan filosofi dari semua filosofi yang ada di jawa itu ada di kesenian bantengan. Dimana filosofinya yaitu rasa kekeluargaan cukup kuat, lalu suka berkoloni besar. Itu salah satu filosofi yang dipegang teguh dari kesenian bantengan”,  terang Citra.

Malam Penganugrahan Festival Film Batik Jawa Timur 2019

Film yang diproduksi oleh Visualica Production yang beranggotakan 8 orang ini diharapkan dapat menginspirasi fashion anak-anak milineal yang dipadupadankan dengan kearifan lokal yakni batik bantengan. “Ayo kita sama-sama mengulik-ngulik budaya kearifan lokal batik jawa timur, yaitu batik bantengan dengan kemasan yang menarik agar mudah dipahami dan juga menarik untuk dinikmati oleh semua kalangan”, ajakan Citra mahasiswa asal Pati tersebut.

Mendapatkan penghargaan dua kategori (film dokumenter terbaik dan film dokumenter favorit) dari kelima kategori yang diperebutkan, yakni film dokumenter favorit, sutradara terbaik, sinematografi terbaik, desain produksi terbaik, dan film dokumenter terbaik, hal ini membuktikan bahwa film Persembahan dari Lereng Panderman ini syarat akan filosofi dan wajib disaksikan oleh semua kalangan, khususnya kalangan milineal.

Pewarta           : Salsabila Indana-Internship Humas UM