image_pdf

Malang. Galeri Investasi Universitas Negeri Malang (UM) sukses gelar Gala Seminar terkait dengan pasar modal. Acara tersebut dilaksanakan sebagai bentuk mengatasi maraknya kasus investasi ilegal atau yang kerap disebut investasi bodong. Gala Seminar tersebut dilaksanakan di Gedung Graha Cakrawala UM pada Rabu (21/12).  Deretan pejabat UM turut hadir dalam acara tersebut, antara lain Wakil Rektor II UM, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UM, Wakil Dekan I dan III FEB UM, para Kepala Departemen, dan Direktur Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (GI-BEI).

Gala Seminar dan Launching Pusat Unggulan Pasar Modal UM ini menghadirkan beberapa tokoh yang mumpuni di bidangnya, yaitu Lo Kheng Hong selaku Tokoh Investor Indonesia, Erman Sumirat selaku Praktisi Pasar Modal, Brian Mayzan selaku Founder Sertifikasiku, dan Haryajid Ramelan selaku Direktur eksekutif Lembaga Sertifikasi Profesi Pasar Modal. 

Acara seminar tersebut dijalari oleh kurangnya literasi bagi investor yang ada di Indonesia, sehingga banyak investor pemula yang terjebak pada jerat kasus investasi bodong. 

“Saat ini banyak dari masyarakat indonesia beranggapan bahwa investasi adalah hal yang buruk. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi bagi masyarakat, bahwasanya investasi bukanlah suatu hal yang buruk.“ Ujar Farandi Imantaka, selaku Ketua Pelaksana acara Gala Seminar.

Sejalan dengan itu, Wakil Rektor II UM, Prof. Dr.Puji Handayati, S.E.Ak, M.M., CA, CMA, juga berpendapat bahwa saat ini, mahasiswa Indonesia sangat rentan terhadap pikiran-pikiran yang sempit dan melupakan jati dirinya yang merupakan seorang akademisi. Mahasiswa banyak terjerat dalam jebakan investasi bodong dengan iming-iming cepat menghasilkan pundi-pundi rupiah. Oleh karenanya ia berharap agar mahasiswa dapat teredukasi melalui acara Gala Seminar yang diadakan oleh Galeri Investasi UM.

“Untuk bisa meminimalisir adanya korban investasi bodong di masa depan, kita perlu mencerdaskan generasi saat ini dengan memberikan wawasan seluas-luasnya terkait dengan investasi yang benar.” Jelasnya.

Tak hanya menggelar kegiatan edukasi berupa seminar, Galeri Investasi UM juga melakukan launching Pusat Unggulan IPTEK Pasar Modal. Setelah mendengar kabar bahwa UM telah menjadi Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTN BH), Galeri Investasi UM tergerak untuk melakukan kegiatan ini. Direktur Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia, Slamet Fauzan, S.Pd., M.Pd, menyatakan bahwa Pusat Unggulan IPTEK Pasar Modal belum pernah ada di Indonesia, ia berharap agar UM bisa merintis Pusat Unggulan IPTEK Pasar Modal. 

“Kebanyakan galeri investasi di Indonesia, kegiatannya hanya sebatas sosialisasi dan belajar untuk trading pasar modal. Sedangkan di UM, kegiatan-kegiatan tersebut diperluas lagi dengan adanya sertifikasi dan konsultasi pasar modal, menggali data bisnis untuk research di bidang pasar modal. Tidak hanya sebagai tempat belajar, GIBEI ada untuk menyokong UM sebagai PTNBH.” Pungkasnya. 

Pewarta: Mega Tri Utami – Internship Humas UM