image_pdf

Malang- Organisasi Mahasiswa Universitas Negeri Malang (Ormawa UM) menggelar aksi peduli pendidikan di depan Gedung Graha Rektorat UM. Aksi yang bertujuan untuk memperlihatkan kepedulian mahasiswa terhadap pendidikan yang berada di lingkungan UM maupun isu-isu pendidikan yang terjadi di Indonesia. Aksi yang dipimpin langsung oleh Presiden mahasiswa UM ini mendesak beberapa tuntutan yang harus dipenuhi oleh pihal elite UM, antara lain:

  1. Mendesak UM untuk turut aktif mengawal terwujudnya pendidikan Nasional yang lebih baik.
  2. Mendukung UM menjadi kampus inklusi sesuai dengan Permendiknas Nomor 70 Tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusi.
  3. Menuntut perbaikan pendidikan melalui kampus yang menyelenggarakan sistem pendidikan yang jujur, adil, dan trasnparan.
  4. Menuntut pihak UM melakukan klarifikasi terkait permasalahan Statuta UM yang bisa dihadiri oleh mahasiswa UM.
  5. Meminta pihak UM untuk mengajukan usulan anggaran pendidikan tinggi dan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan tinggi di Indonesia.
  6. Menetapkan peraturan mengenai transparansi UKT dan sistem keringan yang diatur secara umum oleh UM dalam perundang-undangan guna menjamin kepastian hukum bagi orang tua mahasiswa.

Wakil Rektor III UM, Dr. Mu’arifin, M.Pd menyampaikan tanggapannya terkait tuntutan yang diajukan kepada elite UM.

“Kalian tidak boleh melupakan tugas kalian sebagai mahasiswa, yang harus dapat berprestasi dan mengharumkan almamater kita. Tuntutan-tuntutan kalian harus berdasarkan data-data yang valid. Jadi isu-isu yang ditimbulkan tidak hanya menjadi hoax”, ujarnya.

Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwasanya untuk menjadikan UM sebagai universitas berbadan hukum diperlukan syarat-syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Beliau juga berjanji akan memberikan jalan kepada BEM UM jika ingin mengadakan audit terkait uang UKT mahasiswa UM dan beliau juga meminta kepada Ormawa UM untuk turut berprestasi mengharumkan nama universitas agar UM dapat tetap menjadi perguruan tinggi rujukan.

Pewarta           : Salsabila Indana Zulfa-Internship Humas UM