image_pdf
Penampilan pemain dalam pentas kolaborasi dengan mengangkat tema
NITIS “Menjemput Luka Masa Lalu yang Tak Berlalu”

Malang. Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sastra Jerman Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM) sukses menggelar acara tahunannya, yakni pentas kolaborasi dengan mengangkat tema NITIS “Menjemput Luka Masa Lalu yang Tak Berlalu” Di Laboratorium Drama Fakultas Sastra pada Jum`at (26/03).

Meski dilaksanakan ditengah situasi pandemi dan dengan berbagai keterbatasan guna tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19, hal ini sama sekali tidak mengurangi esensi dari keseruan acara. Pentas kolaborasi merupakan salah satu program kerja yang dimiliki oleh HMJ Satra Jerman dan merupakan acara paling ditunggu setiap tahunnya, karena acara ini merupakan puncak kegiatan dari kegiatan ekstra yang berada di HMJ Sastra Jerman.

Penampilan pemain begitu memukau penonton yang hadir

Acara ini dihadiri dan dibuka oleh Ketua Jurusan Sastra Jerman Dr. Edy Hidayat, S.Pd., M.Pd., beliau memberikan apresiasi sekaligus semangat kepada semua panitia dan pemain yang telah berusaha dan berkorban demi terlaksananya acara ini sekaligus berpesan agar mahasiswa bisa belajar mengembangkan inovasi dan kreasinya melalui kegiatan ini. “selamat atas terselenggaranya acara pentas seni kolaborasi ini, saya berharap mahasiswa bisa belajar banyak melalui kegiatan seperti ini,” ucapnya.

Selain itu, ibu Dr. Dewi Kartika Ardiyani, S.Pd, M.Pd. selaku sekretaris jurusan Sastra Jerman pun turut memberikan apresiasi dan menghimbau kepada seluruh peserta yang hadir untuk tidak berlama-lama di lokasi pementasan mengingat badai pandemi belum berlalu. “Selamat, kalian telah berhasil mengadakan pentas kolaborasi ini, semoga ini menjadi awal yang memberikan energi positif untuk kegiatan selanjutnya dan saya himbau semuanya segera pulang setelah acara ini usai,” pungkasnya.

Para pemain pentas kolaborasi berfoto bersama

Acara yang hanya berdurasi kurang lebih 60 menit ini merupakan bentuk perwujudan ekplorasi diri dengan terus berinovasi menyampaikan pesan kebaikan dengan cara yang berbeda, melalui panggung drama untuk unjuk bakat diri serta melestarikan warisan budaya. Sebagai generasi milenial yang lebih dikenal dengan agent of change dituntut harus open terhadap semua perubahan dan terus berinovasi meski ditengah pandemi.

Pewarta : Luthfi Maulida Rochmah – Internship Humas UM (Mahasiswa Sastra Arab UM)