image_pdf

Malang. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang (UM) menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang untuk merintis program Adiwiyata di Sekolah Dasar kabupaten Malang. Kerjasama ini ditandai dan diawali dengan pertemuan dan penandatanganan perjanjian kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (24/06) di ruang seminar, Graha Rektorat UM.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala bidang SD Dinas Pendidikan Kab. Malang (Slamet Suyono, S.Pd., M.Pd.), Ketua LP2M UM (Dr. Markus Diantoro, M.Si) dan Kepala Pusat Kebencanaan, Mitigasi dan Lingkungan LP2M UM (Ardyanto Tanjung, S.Pd., M.Pd.,).

“Tahun lalu, kami mendapatkan kunjungan dari pihak adiwiyata Jakarta. Dari 1072 SD yang ada di Kabupaten Malang, hanya satu SD yang diterima untuk program ini. Padahal di kabupaten dan kota lainnya lebih dari satu. Ternyata kesiapan lembaga SD kita untuk mengajukan adiwiyata agak berkendala terutama bagian administrasi. Pengetahuan adwiyata memang butuh konsep, pemahaman dan bimbingan dari lembaga yang expert di bidangnya,” jelas Slamet Suyono.

Masalah tersebut disambut dengan baik oleh pihak LP2M yang memiliki program kerja pengabdian masyarakat. Pendampingan adiwiyata untuk 12 SD telah direncanakan dan akan dilaksanakan berturut turut dalam tiga tahun kedepan dengan rincian 4 SD setiap tahunnya. Meskipun jumlahnya sangat kecil dibanding jumlah SD yang ada di Kabupaten Malang, Slamet Suyono berharap tetap ada SD imbas atau SD yang mengikuti pembinaannya meskipun tidak langsung, sehingga pemahaman mengenai adiwiyata ini bisa segera tersebar dengan cepat di berbagai kecamatan.

“Dalam hal ini, tim pendamping adiwiyata nantinya adalah tim ahli yang memiliki pengalaman panjang dalam keadiwiyataan,” ujar Ardyanto Tanjung dalam sambutannya.

Pewarta           : Ulya A. Fitriya – Internshi Humas UM