image_pdf
Dick van der Meij, Ph.D dari Leiden University, Netherland saat menyampaikan materi

Malang.  The First World Conference on Gender Studies (WCGS) 2019 telah sukses digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang (UM) pada Rabu (23/10).Konferensi tersebut bertempat di Aula Graha Rektorat Lantai 9 yang diikuti oleh puluhan mahasiswa UM dan umum serta sejumlah presenter dari berbagai universitas di Indonesia.

Dr. Mashitah Hamidi dari University Of Malaya, Malaysia saat menyampaikan materi

“Gender Studies towards Inclusive Societies” merupakan tema yang ditarik dalam WCGS 2019. Hal ini dilatarbelakangi dengan adanya kebutuhan yang mendesak untuk mengetahui dan mengikuti lebih lanjut isu strategis dalam gender dan populasi. Terdapat delapan isu kunci yang dibahas dalam konferensi ini, diantaranya adalah (1) Agama dan populisme; (2) Demokrasi, keadilan sosial, dan kebijakan; (3) Lingkungan hidup dan mitigasi tentang bencana; (4) Mental dan maslah kontemporer kesehatan masyarakat; (5) Pendidikan berkelanjutan dan keluarga dalam kehidupan sosial; (6) Seni kreatif, studi budaya, dan media komunikasi; (7) Pemberdayaan dan relasi industri ekonomi; dan (8) Teknologi inovatif, science, dan teknik pemberdayaan.

Peserta The First World Conference on Gender Studies (WCGS) 2019

WCGS 2019 dibuka langsung oleh Rektor UM, Prof. Dr. AH. Rofi’uddin, M.Pd. Dalam sambutannya beliau mengungkapkan bahwa konferensi ini adalah suatu wadah bagi para presenter dan partisipan untuk saling bertukar ilmu. “Saya melihat terdapat banyak akademisi, praktisi, peniliti, guru, maupun mahasiswa yang hadir disini. Saya berharap semuanya dapat mengambil banyak manfaat seperti saling bertukar ilmu maupun pendapat, meningkatkan pengetahuan serta keterampilan, dan lain sebagainya.” Tuturnya.

Para Keynote Speaker berfoto bersama

Keynote speaker yang berkompeten dibidangnya pun dihadirkan dalam WCGS 2019 untuk mempresentasikan beberapa materi, diantaranya adalah Dick van der Meij, Ph.D dari Leiden University, Netherland, Dr. Mashitah Hamidi dari University Of Malaya, Malaysia, Dr. Ariane Utomo dari University Of Melbourne, Australia, dan Dr. Endah Tri Priyatni, M.Pd dari Universitas Negeri Malang.

Pewarta : Salsabila Esya Kusdianti – Internship Humas UM