image_pdf

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang (UM) mengadakan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Kepala Desa Dalisodo, Kepala Desa Petungsewu Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut dilakukan pada Jumat (10/06/2022) yang dilaksanakan pada Ruang Seminar LPPM UM, Graha Rektorat lantai 6 mulai pukul 12.30 hingga selesai. Acara itu dihadiri oleh Ketua LPPM, Sekretaris LP2M, Para Kepala Pusat LP2M, Sub Koordinator Keuangan LP2M serta tim dari ketiga mitra desa yang akan bekerja sama dengan UM.

Ketua LP2M, Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu tujuan diadakan perjanjian kerja sama ini adalah agar UM dapat memberikan dampak nyata terhadap masyarakat melalui desa-desa yang akan bermitra dengan UM. Selain itu, melalui kegiatan tersebut UM juga meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian serta pengabdian masyarakat, salah satu contoh nyata dalam waktu dekat adalah adanya Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Beliau menambahkan bahwa sejak UM ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) pada November 2021, dampak nyata yang dilakukan harus mengintegrasikan komponen internasional ke dalam pengerjaannya. Nantinya hal ini diharapkan dapat menguatkan peringkat UM dalam QS World University Rankings dan Times Higher Education World University Rankings.

“Semenjak UM ditetapkan menjadi PTN-BH ada beberapa hal yang berubah, misalnya dampak nyata yang biasanya hanya berupa karya ilmiah sekarang diharuskan berupa produk barang maupun jasa. Oleh karena itu kita perlu kolaborasi, makin banyak bekerja sama makin baik. Tidak ada juara yang menang sendiri, pasti ada peran dari pihak mitra terkait,” tutur Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si.

Perjanjian ini tentu tidak hanya menguntungkan pihak UM, namun juga memberikan dampak baik bagi desa yang bermitra. Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Petungsewu, Bapak Gustomo yang memaparkan bahwa tawaran kerja sama ini merupakan kesempatan emas bagi desa untuk dapat berkembang dengan pesat. Sebagai desa yang baru pertama kali bermitra dengan UM, beliau berharap kerja sama ini dapat membantu dan menuntun Desa Petungsewu dalam memajukan desa.

Sejalan dengan Bapak Gustomo, Kepala Desa Dalisodo sepakat untuk bekerja sama dengan UM agar dapat meningkatkan ikon wisata yang sudah ada di sana, seperti Agrowisata Gunung Putri Tidur dan masih banyak lagi potensi wisata yang bisa digali. Beliau berharap bahwa wisata yang akan dikembangkan ini dapat mencapai lebih banyak pengunjung untuk datang ke Desa Dalisodo.

“Kami butuh mitra dalam pembangunan fisik maupun non-fisik seperti peningkatan sumber daya manusia di desa. Jadi harapan dari desa kami sendiri nantinya akan dilakukan sosialisasi agar kita bisa memberdayakan masyarakat kita,” pungkas Kepala Desa Dalisodo. 

Pewarta: Nawal Kamilah Ismail – Internship Humas UM