image_pdf

Malang – Setiap umat muslim memperingati hari besar di tengah bulan suci Ramadhan, yaitu hari Nuzulul Qur’an, momen dimana secara historis merupakan saat-saat diturunkannya ayat Al-Qur’an, tepatnya pada tanggal 17 Ramadhan. Maka dalam rangka memperingati momen bersejarah tersebut, Universitas Negeri Malang selenggarakan kajian islami secara terbuka bagi sivitas akademika UM pada hari Selasa (19/04) pukul 15.00 WIB bertempat di Masjid Al-Hikmah UM.

Adapun hadirin yang berpartisipasi pada kegiatan ini diantaranya Rektor beserta para jajaran pimpinan UM, dosen, tenaga kependidikan hingga mahasiswa. Pada peringatan tahun ini UM mengundang Dr. Abdul Wahid Maktub sebagai narasumber utama dalam kegiatan kajian jelang buka puasa ini.  Sebagai pembuka, kegiatan diawali dengan pembacaan qiroah ayat suci Al-Quran dan  kemudian dilanjutkan pengajian tahlil bersama. 

Pada sesi sambutan, Rektor UM, Prof. Dr. AH. Rofi’uddin, M.Pd., mengutarakan rasa bersyukurnya atas kesediaan para hadirin untuk dapat mengikuti acara peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Al-Hikmah UM sehingga hal ini menjadi dorongan atas kelancaran jalannya acara. “Sepertinya kita perlu introspeksi diri bahwa untuk bisa mendapat petunjuk dari Al-Qur’an, tentu harus dibaca, dipahami, dan diamalkan,” ujar Rektor. 

Usai sambutan Rektor kegiatan dilanjutkan dengan sesi sharing bersama Dr. Abdul Wahid Maktub. Keberlangsungan acara peringatan Nuzulul Qur’an ini tidak hanya mendapat mauidhoh hasanah dari sang narasumber yang akrab disapa Gus Wahid, akan tetapi juga terbukanya diskusi secara interaktif bagi audiens yang ingin bertanya sehingga suasana acara semakin hidup. Dikarenakan acara diadakan pada saat jelang buka puasa, maka acara peringatan Nuzulul Qur’an diakhiri pada saat adzan Maghrib berkumandang.

Suasana kegiatan berlangsung secara khidmat dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Ditemukan beberapa mahasiswa juga disiplin mengaplikasikan hand sanitizer sebelum memasuki kawasan masjid. Selain itu, para hadirin dihimbau untuk tidak melepaskan maskernya meskipun berada di dalam ruangan sehingga kegiatan kajian islami ini diharapkan tidak menimbulkan penularan virus Covid-19. 

Pewarta: Afica Dela Vega – Internship Humas UM

Editor : Nike V. Yuarko