image_pdf

Malang. Mahasiswa Peneliti dan Penulis Produktif Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang (MP3 FIP UM) menyelenggarakan Seminar Nasional Kepenulisan dengan tema “Pena Mampu Mengkontruksi ideologi dan Pergerakan Seluruh Bangsa“. Dua pembicara yang hadir pada seminar tersebut adalah Dr. Aji Dedi Mulawarman selaku Ketua yayasan Rumah Peneleh dan Dr. Ari Kamayanti selaku koordinator Rumah Kader Jang Oetama. Seminar yang dilaksanakan pada Jumat (29/03) sejak pukul 07.30 – 11.00 WIB diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai penjuru daerah dan lintas Universitas se-Jawa Timur.

Acara pertama sebelum seminar nasional kepenulisan dilaksanakan adalah pembukaan. Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Pendidikan, Dr. Henny Indreswari, M.Pd membuka secara resmi seminar tersebut. Sebelum memberikan sambutan, Henny membacakan puisi mengenai kepenulisan. Setelah membuka secara resmi, Ia memberikan pesan kepada para peserta, “Menulislah dengan kepolosan dan kejujuran hati serta kesederhanaan pemikiran, karena itulah nyawa bagi mata pena.dan tinta yang akan memberikan sikap baik bagi kata-kata yang dilukskan. Tentu saat kita menulis jangan pernah tinggalkan keyakinan bahwa pena dan jemari yang kita gunakan bisa digerakkan olh Allah SWT.”

Setelah pembukaan, acara seminar dimulai dengan dimodheratori oleh salah satu mahasiswa FIP yang bertugas. Pembicara pertama adalah Dr. Aji Dedi Mulawarman. Beliau menjelaskan tentang pentingnya menulis dan mempelajari tokoh-tokoh penulis pejuang pendidikan di Indonesia, salah satunya adalah HOS Cokroaminoto. Dilanjutkan dengan pembicara kedua yakni Dr. Ari Kamayanti, Ia membahas mengenai contoh-contoh karya tulis sastra yang masih tetap ada meskipun penulisnya telah meninggal dunia.

Setelah materi yang disampaikan selesai, acara selanjutnya adalah sesi tanya jawab. Terdapat dua sesi yang masing-masing terdapat tiga penanya. Setelah sesi tanya jawab selesai, terdapat penyerahan cinderamata dari MP3 FIP UM kepada kedua pembicara. Sebelum penutupan, moderator mengumumkan bahwa keenam penanya tersebut diberi hadiah berupa gratis mengikuti kelas aktivis yang diadakan oleh Yayasan Peneleh di tahun ini.

Pewarta           : Ulya Aziza Fitriya – Internship Humas UM