image_pdf
Foto bersama Pembicara dan Panitia

Malang. UPT Pusat Pengkajian Pancasila (UPT P2P) Universitas Negeri Malang (UM) tak pernah berhenti dalam upayanya memperkuat pembentukan karakter Pancasila khususnya pada para mahasisiswa UM. Dalam sarasehan rutin yang digelar pada hari Kamis, 12 September 2019 ini UPT P2P mendatangkan Komisioner Bawaslu Jatim Bapak Totok Hariyono, SH.  Tema bahasan yang diangkat kali ini adalah tentang hak warga negara dalam pengawasan pemilu.

 Acara ini terlaksana di Gedung Labortorium Pancasila – P2P  Jalan Veteran No. 9 Malangmulai pukul 13.0-15.30 WIB dan  dihadiri oleh sekitar 200 mahasiswa UM, terutama Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosoal (FIS) UM.

Drs. Slamet sujud Purnawirawan Jati, M.Hum selaku Kepala UPT P2P dalam sambutannya mengatakan bahwa munculnya isu tentang pengawasan pelaksanaan pemilu bermula sekitar tahun 1980 dan baru diterapkan pada pemilu tahun 1982. Menurutnya sarasehan kali ini mendatangkan Komisioner Bawaslu Jatim bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan pemilu di Indonesia. “Dalam sarasehan ini kita akan mengetahui bagaimana situasi kondisi pelaksanaan pemilu yang akan datang, termasuk pilpres, pileg, dan pilkada tahun 2020. Saat ini kita juga  akan membahas pula bagaiman konsep pelibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu baik yang sekarang maupun pelaksanaan pemilu yang akan datang,”ujarnya.

Pemberian Cinderamata

Sementara itu  Totok Hariyono, SH dalam materinya menyampaikan bahwa pengawasan pemilu di Indonesia ini tidak hanya melibatkan unsur masyarakat saja, bahkan sampai dibuat lembaga yang khusus bertugas untuk melakukan pengawasan pemilu, mulai dari pra pelaksanaan, pelaksanaan pemilu, hingga akhir pelaksanaan pemilu. “Dibutuhkannya lembaga pengawasan pemilu ini dikarenakan tanggungjawab pengawasan pemilu ini belum sepenuhnya dipegang oleh masyarakat. Pengawasan pemilu ini baru diterapkan pada pemilu tahun 1982,”terangnya.

[ Galeri Foto ]

Pewarta: Ony Herdianto

Pewarta Foto: Kautsar S.