image_pdf

Malang. Himpunan Mahasiswa Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HMJ HKn) Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Peran Kampus dalam Mengaktifkan Demokrasi yang Sehat”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Hari Kamis (31/10) bertepatan di Lantai 7 Aula Ki Hajar Dewantara Fakultas Ilmu Sosial (FIS).

Dalam seminar tersebut menghadirkan 3 pemateri utama. Pemateri pertama adalah Haris Azhar, S.H., M.A selaku Founder & Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Aktivis Hak Asasi Manusia. Pemateri kedua adalah Prof. Dr. Karim Suryadi, M.Si selaku Guru Besar Komunikasi Politik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Pemateri ketiga adalah Dr. H. A. Rosyid Al Tatok, M.Pd., M. H. selaku Dosen HKn UM.

Peserta Seminar HKn Tahun 2019

Kegiatan tersebut dimulai dengan pembukaan acara oleh MC, mulai dari menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, doa, pemanggilan moderator dan pemateri ke panggung, dilanjutkan dengan sebuah tarian, penyerahan cinderamata dan pemaparan materi oleh ketiga pemateri.

Pemateri ketiga Dr. H. A. Rosyid Al Tatok, M.Pd., M.H. membawakan materi tentang “Mengawal Demokrasi yang Sehat”. Dalam penjelasannya, Bapak Rosyid menjelaskan bahwa demokrasi itu dipengaruhi setidaknya ada 4 faktor. Faktor tersebut antara lain tingkat pendidikan, tingkat kesejahteraan, tingkat kedewasaan, dan kebudayaan.

Pemateri Kedua Prof. Dr. Karim Suryadi, M.Si selaku Guru Besar Komunikasi Politik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Yungki Susanto, selaku Ketua HMJ HKn menjelaskan tentang seminar ini.

“Jadi seminar ini diselenggarakan oleh HMJ Hkn. Seminar ini mengangkat tema “Peran Kampus dalam Mengaktifkan Demokrasi yang Sehat”. Hal ini menjadi alasan karena saat ini Indonesia dalam segi demokrasi semakin rusak dan mulai melemah, dengan adanya seminar ini diharapkan dapat memperkuat demokrasi Indonesia yang semakin melemah. Selain itu supaya Indonesia bisa lebih maju dan lebih memahami tentang demokrasi dan peran mahasiswa menjadi agent of change”.

Pemateri ketiga adalah Dr. H. A. Rosyid Al Tatok, M.Pd., M. H. selaku Dosen HKn UM.

Lebih lanjut ketua HMJ HKn ini berharap peserta seminar ini dapat memahami demokrasi itu seperti apa, sejatinya HAM seperti apa, agar peserta juga tidak salah paham antara individu dengan individu yang lain. Selain itu juga adanya keterpecahbelah antara individu, kelompok dan antar golongan sehingga kita semua perlu dan lebih memahami tentang hal tersebut.

Pewarta : Riki Pratama-Internship Humas UM