image_pdf

Malang. Setelah sebelumnya mengadakan sosialisasi dan promosi SNMPTN/SBMPTN serta UTBK 2019 di Medan, Makassar, Jepara, hingga Pandaan Kab. Pasuruan, kali ini Tim Promosi Universitas Negeri Malang menyambangi Kota Probolinggo. Bertempat di SMA Setia Kota Probolinggo pada 6 Maret 2019, tim promosi UM yang terdiri dari Wakil Dekan I FIP Dr. Adi Atmoko, M.Si., Kabag Kerjasama dan Humas Dra. Aminarti S Wahyuni, Kasubag SI Indria Santy, S.E., Staf UPT PTIK Denky Adityo DW, A.Md., Staf Humas Kautsar Saleksa, S.E. dan Ony Herdianto, S.Pd melakukan sosialisasi SNMPTN/SBMPTN dihadapan 39 orang guru SMA/MA/SMK yang tergabung dalam Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK).

Antusiasme para guru BK ini nampak sejak awal kedatangan, mereka bersemangat mengikuti kegiatan sosialisasi yang penting bagi siswa-siswi mereka dan sangat dibutuhkan. Hal ini dikarenakan adanya perubahan mekanisme pelaksanaan SBMPTN yang mengharuskan  siswa untuk mengikuti UTBK terlebih dahulu.

Ibu Dian Selaku ketua MGBK Kota Probolinggo menyampaikan terima kasih banyak atas kedatangan Tim Promosi UM untuk bersosialisasi. “mewakili seluruh guru SMA/MA/SMK yang tergabung dalam MGBK Kota Probolinggo, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim promosi UM yang mau datang bertatap muka langsung dengan para guru BK. Kami dapat mendapatkan segala informasi yang kami butuhkan terkait pelaksanaan SNMPTN/SBMPTN 2019. Begitu pula kami bisa bertanya dan konsultasi mengenai permasalahan yang kami hadapi,”ujarnya.

“Sosialisasi ini nantinya akan sangat bermanfaat bagi siswa-siswi kami. Segala bentuk informasi yang disampaikan nantiny akan kami teruskan keseluruh siswa-siswi kami di sekolah. Dalam kesempatan ini kami ingin mendapatkan penjelasan detil mengenai mekanisme SBMPTN dan UTBK 2019. Terus terang banyak siswa kami yang masih bingung dengan sistem yang baru ini. Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini kami semakin jelas apa yang harus dilakukan dan dikerjakan untuk menghantarkan anak didik kami ke jenjang yang lebih tinggi dengan baik dan benar sesuai cita-cita mereka”, jelasnya.

Menurut Dr. Adi Atmoko, M.Si. yang menyampaikan materi UTBK 2019 guru-suru harus mewanti wanti siswanya untuk mulai belajar dan bersiap mengikuti tes UTBK bila ingin mengikuti SBMPTN. SBMPTN tahun 2019 ini mensyaratkan siswa untuk mengikuti UTBK terlebih dahulu. Hasil nilai UTBK yang diperoleh oleh siswa akan digunakan untuk mendaftar SBMPTN. Siswa perlu disiapkan jauh-jauh hari setelah melakukan pendaftaran UTBK, jangan sampai terjadi siswa baru mengetahui tempat dan waktu ujiannya pada hari pelaksanaan. Kalau ujian menggunakan manual menggunakan kertas mungkin masih bisa dibalik ke halaman sebelumnya, sedangkan kalau tes dengan komputer mana bisa dikerjakan soal sebelumnya, yang ada justru soal akan bertambah terus,”ungkapnya.

Pewarta: Kautsar S.

Pewarta Foto: Ony Herdianto