image_pdf
Walikota Malang saat memimpin rapat Koordinasi penanganan Virus Corona

Malang. Semakin meluasnya penyebaran Virus Corona atau Covid-19 membuat beberapa pihak melakukan berbagai antisipasi dan pencegahan. Salah satunya dilakukan oleh Universitas Negeri Malang (UM) dengan memproduksi sendiri kebutuhan seperti hand sanitizer yang dipercayakan pada Laboratorium Kimia FMIPA UM.

Rektor UM Prof. Dr. H. AH. Rofi’uddin, M.Pd, menyatakan, bahwa pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi terhadap penyebaran virus corona yang lebih luas. “Kami tidak akan meliburkan atau memulangkan mahasiswa. Sehingga kegiatan perkuliahan tetap berjalan seperti biasa namun dengan kewaspadaan tinggi. Kami bisa memproduksi sendiri kebutuhan seperti hand sanitizer karena kami memiliki Jurusan Kimia, inilah cara kami mencegah dengan sebaik mungkin,” ujar Prof. Rofi’uddin yang disampaikan dalam rapat bersama Wali Kota Malang tanggal 14 Maret 2020 kemarin.

Hand Sanitizer produksi Laboratorium Kimia FMIPA UM

Lebih lanjut Prof. Rofiuddin berpesan untuk masyarakat umum sebaiknya tidak menimbulkan kepanikan yang justru tidak memberikan keuntungan bagi siapapun. Termasuk apabila tidak sakit hindari menggunakan masker sebab itu memantik kepanikan masyarakat yang akhirnya memborong masker. Menurutnya, Virus Corona memang jelas adanya namun yang perlu dipertajam adalah bagaimana melakukan langkah-langkah antisipasi. Seperti cuci tangan, menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup lebih baik.

“Sistem perkuliahan sah-sah saja tetapi jangan sampai kampus dan sekolah diliburkan atau yang kos dipulangkan karena ini justru akan membuat down,” urainya.

Sementara itu dalam rapat yang dihadiri beberapa rektor dari perhguruan tinggi di Malang juga menyampaikan langkah-langkah antisipasi yang dilakukan oleh kampusnya masing-masing. Rektor Unidha, Prof Dr Suko Wiyono, SH., MH, mengharapkan Wali Kota Malang memiliki kebijakan untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat Kota Malang. “Saya berharap Wali Kota Malang dan Rumah Sakit di Malang dapat memberikan informasi resmi terkait perkembangan virus corona di Malang. Saya yakin Kota Malang dapat mencegah penyebaran virus ini,”ujarnya.

Rektor Unisma, Prof. Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si juga berharap Kota Malang dan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) agar ada grup yang terdiri dari para rektor se-Malang untuk baur membaur menciptakan lingkungan yang nyaman. Hal senada juga disampaikan Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim, Prof. Abdul Haris yang menyatakan bahwa mulai Senin 16/3 bakal memberlakukan kuliah dalam jaringan (daring). Namun kuliah secara online tersebut menyesuaikan dengan masing-masing mata kuliah.

“Tidak kita liburkan tapi kuliah daring ini sangat mungkin dilakukan, perkantoran tetap masuk, tentu upaya kesehatan tetap kami lakukan, termasuk mengimbanginya dengan doa dan dzikir kepada Allah SWT,”pungkasnya.

Pewarta: Kautsar S. Humas UM

Diolah dari http://www.malang-post.com/berita/detail/antisipasi-penyebaran-virus-corona-wali-kota-kumpulkan-rektor