image_pdf
Direktur HI UM memimpin berlangsungnya pertemuan ini

Malang. Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan Council Meeting ke-8 terkait MoA (Memorandum of Agreement) dengan Guanxi Normal University melalui Zoom video conference pada Senin (18/01). Pertemuan virtual ini dihadiri oleh petinggi masing-masing universitas, diantaranya adalah Prof. Dr. Su Guifa selaku Vice Rector of Guangxi Normal University, Prof. Li Dongmei selaku Director of Office of International Cooperation and Exchanges/Dean of College of International Culture and Education, Prof. Dr. A.H Rofi’uddin, M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri Malang, Evi Eliyanah, S.S, M.A, Ph.D selaku direktur Hubungan International UM, serta jajaran pimpinan UM seperti wakil rektor dan dekan.

Rektor UM berikan sambutan dalam pertemuan tersebut

“Pada pertemuan virtual hari ini, diskusi akan difokuskan pada pengembangan Pusat Bahasa Mandarin dan perluasan kerjasama kita antara UM dan Guanxi Normal University. Kami berharap bahwa kerjasama ini baik terkait pengembangan Bahasa Mandarin maupun kerjasama lainnya seperti transfer credit, penelitian, dan mobilitas dosen semakin berkembang di masa-masa mendatang,” lanjutnya.

Sambutan dari Guanxi Normal University

Berikut beberapa hal yang difokuskan dalam pembaharuan perjanjian kerjasama antara UM dan Guanxi Normal University: 1) Pengakuan pengalihan manajemen dari Hanban (Kantor Dewan Bahasa Cina International) ke Overseas Chinese Education Foundation (OCEF), 2) Pemeliharaan nama Merek Indonesia “Pusat Bahasa Mandarin” bersama dengan nama merek globalnya “Confucius Institute“, 3) Reorganisasi role sharing kedua universitas dalam pengelolaan Pusat Bahasa Mandarin/Confucius Institute, dan 4) Perjanjian tambahan untuk manajemen keuangan. Terkait manajemen keuangan, terdapat beberapa pembaharuan diantaranya adalah 1) Pengelolaan keuangan harus terintegrasi dengan UM, 2)  Penyediaan tenaga akunting tetap oleh UM untuk membantu penganggaran dan pelaporan, 3) Penyediaan asisten direktur tetap oleh UM untuk membantu Direktur Cina di PBM/CI dalam mengelola institut.

Pertemuan bersama antara UM dengan Guanxi Normal University

“Diskusi lebih detail terkait pembaharuan lainnya seperti agenda pertukaran pelajar/students exchange, penelitian bersama, conference, mobilitas dosen dan yang lainnya akan dilanjutkan di sesi 2,” jelas Evi Eliyanah sebelum menutup sesi pertemuan utama tersebut. Dalam sesi 2 terdapat 4 ruang yang masing-masing diikuti oleh fakultas yang berbeda. Sehingga, hasil diskusi nantinya akan diproses lebih lanjut sehingga dapat diaplikasikan melalui kegiatan real selama tahun 2021 ini.

Pewarta     : Ulya Aziza Fitriya – Internship Humas UM