image_pdf

Malang. Universitas Negeri Malang (UM) menggelar dzikir dan doa bersama secara virtual melalui Zoom Meeting dan Streaming Youtube UM pada Sabtu (10/07/2021). kegiatan yang dimulai pukul 19.15 WIB  ini diikuti oleh seluruh warga UM sebagai bentuk ikhtiar dan memohon perlindungan kepada Allah SWT., khususnya perlindungan akan kesehatan yang saat ini sangat patut dikhawatirkan di era pandemi Covid-19.

Rektor UM, Prof. Dr. AH. Rofi’uddin, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan, “kondisi Indonesia secara umum semakin mencekam, kita semua sudah terus berupaya menjaga protokol kesehatan secara maksimal tetapi upaya itu ternyata belum cukup. Dengan keikhlasan dzikir dan doa bersama ini, Insyaallah doa kita semua akan memperoleh manfaat. Saya juga berpesan jika diantara kita merasakan suatu gejala aneh pada tubuh, maka mohon cepat mengambil langkah dengan tes kesehatan atau melapor kepada Satgas Covid UM,” ujar Rektor.

Acara dilanjutkan dengan istighosah yang dipandu oleh Dr. Munjin Nasih, S.Ag., M.Ag. dan tahlil oleh Prof. Dr. Dawud, M.Pd. Seluruh peserta bersama-sama melantunkan istighosah dan tahlil dengan khusyuk dan berharap dunia lekas pulih kembali dari wabah Covid-19 yang masih terus menghantui.

Sebelum ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Drs. Moh Khusairi, M.Pd., beliau mengajak seluruh peserta yang hadir untuk membaca tasbih Nabi Yunus bersama. Beliau berkata “Agar doa kita semakin mantap, didengar, serta dikabulkan oleh Allah Swt., ada baiknya kita membaca tasbihnya Nabi Yunus, yaitu la ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadzolimin sebanyak 40 kali.”

Pembawa acara UM Berzikir dan Berdoa, Dr. Ahmad Taufiq, S.Pd., M.Si menyampaikan beberapa kalimat penutup sebagai ikhtiar dan pengingat umat muslim dalam menghadapi keresahan pandemi saat ini. “Akhirnya hanya kepada Allah. Hanya kepada Allah kita meminta, hanya kepada Allah kita mohon pertolongan, hanya kepada Allah kita mohon penjagaan, dan hanya kepada Allah kita mohon kesembuhan,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Satgas COVID-19 yang juga Ketua LP2M UM, Prof Dr. Markus Diantoro, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan dzikir dan doa ini dapat dilaksanakan tidak hanya satu kali ini tetapi bisa dilakukan dua atau tiga kali lagi, terutama di malam menyambut Idul Adha Tahun 1442 Hijriyah.

Pewarta : Risa Ramadania – Internship Humas UM