image_pdf

Malang. Sebanyak 44 orang perwakilan dari 11 Desa di Kabupaten Malang dan Probolinggo adakan Focus Gruop Discussion (FGD) yang diinisiasi oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Wilayah dan Kuliah Kerja Nyata (PSWKKN), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang (UM) di Hotel Aria Gajayana Malang, Jum’at – Sabtu, 26-27 Juli 2019. Acara dibuka oleh Sekretaris LP2M UM, Dr. Ahmad Munjin Nasih, S.Pd., M.Ag. dan dihadiri oleh Dosen pendamping, para Kepala Desa, BUMDES, pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Kepala PSWKKN, Dr. Agung Winarno, M.M menjelaskan bahwa, “FGD kali ini merupakan realisaisi dari kerja sama UM dengan Kementerian Sosial RI dalam program Desa Sejahtera Mandiri (DSM) dan PT. Astra Internasional, Tbk dalam program Desa Sejahtera Astra (DSA). Bentuk kerja sama antara keduanya setiap desa akan mendapatkan bantuan berupa pelatihan, pendampingan serta akses untuk pasar produk usaha. FGD kali ini ditargetkan tersusun rencana aksi selama kurun waktu 2 tahun mendatang sesuai kontrak dengan PT. Astra Internasional, Tbk.”

Sebelas desa tersebut adalah Desa Sidodadi, Sumberejo, Gedangan Kec. Ngantang, Desa Sambigede Kec. Sumberpucung, Desa Benjor Kec. Tumpang, Desa Pagelaran Kec. Pagelaran, Desa Sumberagung Kec. Ngantang, Desa Selorejo kec. Dau, Desa Karangrejo Kec. Kromengan, Desa Argosari Kec. Jabung dan Desa Krejengan Kec. Probolinggo. Beberapa produk unggulan  dari 11 desa tersebut diantaranya kopi, keripik pisang, rengginang, perikanan air tawar, destinasi wisata, gerabah, sangkar burung, batik, pupuk organik, jamu gendong, camilan lekok, produk olahan jeruk, keripik tempe sagu, bank sampah, budidaya ayam hias, dan olahan susu.

Sebelum FGD, peserta dibekali tentang Kebijakan Pemerintah Kabupaten Malang dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Drs. Suwadji, SIP, M.Si dan Kepala Bidang Permberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Malang, Dra. Liswan Nobiyana Tulee, M.E.

Praktisi pemberdayaan masyarakat sekaligus CEO dan Founder Makmur Agro Satwa Group Jakarta, Anne Sri Arti

Peserta juga mendapat bimbingan langsung dari Ibu Anne Sri Arti, praktisi pemberdayaan masyarakat sekaligus CEO dan Founder dari Makmur Agro Satwa Group Jakarta terkait dengan kualitas produk dan peluang pasar ekspor untuk produk UKM desa binaan UM.

Kontributor : Meisa Isnaini

Staf Subbag Program LP2M UM