image_pdf
Sambutan Rektor UM

Malang. Universitas Negeri Malang (UM) sukses meresmikan Program Pelatihan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) Pascastudi 2020. Peresmian yang dilaksanakan pada Selasa (6/10) ini dilaksanakan langsung oleh Rektor UM bersama Ketua LP2M UM, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Malang serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang.

Rektor UM Prof. Dr. H. AH. Rofi’uddin, M.Pd. menjelaskan bahwa UM sebagai kampus pengabdian ingin selalu berkomunikasi dan berkontribusi untuk berbagi ilmu, keterampilan, dan kompetensi lainnya untuk masyarakat secara umum. Hal ini terutama dapat dikontribusikan untuk alumni, guru, kepala sekolah, dan seluruh mitra kerjasama. UM juga berkeinginan kuat untuk bersama membangun bangsa melalui pembangunan manusia, pembangunan daerah sekitar kampus, dan wilayah-wilayah yang memerlukan pendampingan perguruan tinggi. UM akan terus berkontribusi dan dirasakan kehadirannya di tengah masyarakat secara luas.

Dengan latar belakang tersebut, maka UM memandang perlu membuat sejumlah pelatihan terstruktur, dengan tema spesifik, dan sasaran yang jelas. Sehingga UM meluncurkan Program Pelatihan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) Pascastudi 2020. “UM adalah dari rakyat untuk rakyat oleh rakyat, Kita tidak bisa membiarkan tri dharma Perguruan Tinggi hanya sebagai simbolis dan dilepas begitu saja. Konkritnya, kampus harus berkontribusi secara nyata untuk memberikan pemecahan masalah dan memberikan solusi”. Jelas Rofi’uddin.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua LP2M Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si. menyampaikan bahwa PPKB Pasca Studi merupakan salah satu kegiatan pengabdian masyarakat yang dikoordinasi oleh LP2M, Fakultas, dan Pascasarjana bersama dengan Mitra UM. “Kami meyakini bahwa peresmian ini merupakan program pertama sebagai bentuk pengabdian masyarakat di Indonesia”, tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Dra. Zubaidah, MM. memberikan apresiasi atas peluncuran program PPKB Pasca Studi 2020. Pasalnya, Zubaidah menjelaskan bahwa tidak semua guru yang ada dibawah binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang memiliki kompetisi yang stabil, bahkan masih banyak kompetisi guru yang menurun. “Jika UM memiliki program ini, Saya yakin bahwa kompetisi guru akan terkontrol. Program ini minimal dapat mengontrol pada penurunan kompetisi”, imbuhnya.

Pewarta : Siti Nuradilla – Internship Humas UM

Pewarta Foto : Deni Wahyu Ramadhan – Internship Humas UM