image_pdf
Tim USRC dari UM mempersiapkan drone yang akan diuji coba

Malang. Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2020 akan diadakan di kampus masing-masing akibat dari pandemi yang masih mewabah. Dimana sebelumnya direncanakan akan dilaksanakan di Lampung. Karena diadakan di kampus masing-masing, juri dari KRTI harus melakukan visitasi agar dapat dinilai bagaimana kelayakan tempat untuk masing-masing peserta.

Pada Rabu (14/10) juri dari KRTI 2020 melakukan visitasi daring di Universitas Negeri Malang (UM). Visitasi dilakukan untuk mengecek kesiapan tim USRC dari UM yang akan bertanding pada KRTI. Rencananya perlombaan KRTI 2020 ini akan dilaksanakan pada akhir Oktober 2020.

Robot terbang/drone milik Tim USRC FMIPA UM

Pada visitasi daring ini juga dilakukan monitoring dan evaluasi (Monev) oleh Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa). Untuk monev sendiri, tim dari UM harus bisa menerbangkan drone dan mendaratkannya di tempat yang sudah ditentukan.

Samsul Hidayat, S.Si., M.T selaku Pembina dari tim USRC

Terkait persiapan, Samsul Hidayat, S.Si., M.T selaku Pembina dari tim USRC menyampaikan, “InsyaAllah kami sudah siap. Meski sempat ada beberapa kendala tapi Alhamdulillah itu semua sudah teratasi. Anak-anak juga sudah bekerja dengan sangat keras, bahkan bisa sampai 24 jam untuk mengerjakan ini semua,” ujarnya.

Dr. Sentot Kusairi, M.Si selaku Wakil Dekan III FMIPA UM berharap tahun ini tim USRC mampu mendapatkan gelar juara. “Dari 6 divisi yang diikutsertakan, saya berharap beberapa diantaranya itu mampu meraih gelar juara. Tapi meski nanti tidak juara pun, melihat anak-anak mampu membuat drone, Fixed wing, mendesain, dan merakayasa sendiri saja sudah menjadi kebanggaan bagi FMIPA dan UM,” ujarnya.

Ketua tim USRC UM, Muhammad Hafidhudin Karim

Ketua tim USRC UM, Muhammad Hafidhudin Karim juga berharap timnya mampu meraih gelar juara di KRTI tahun ini. Meskipun itu bukan menjadi harapan utamanya. “Untuk harapan pertama, saya sendiri berharap keselamatan untuk setiap peserta. Karena ini bermain dengan hal yang berbahaya, lalu saya juga berharap kita bisa terbang sesuai dengan aturan dan panduan, baru setelah itu saya berharap tim USRC ini mampu meraih gelar juara,”

Pewarta           : Muhammad Zaid Al Khair – Internship Humas UM