image_pdf

Malang. Universitas Negeri Malang (UM) sukses menyelenggarakan wisuda ke-107. Acara yang menjadi momen penting dan ditunggu oleh setiap mahasiswa UM ini masih harus dilaksanakan secara hybrid, daring di kanal Youtube UM Channel dan luring di Graha Cakrawala dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19 yang ketat mengingat ancaman virus yang masih ada meski tingkat penyebarannya terus menurun. Kegiatan yang hanya menghadirkan 2 perwakilan wisudawan dari setiap fakultas ini dilaksanakan pada Sabtu (02/10).

Acara ini dibuka oleh Ketua Senat UM, Prof. Dr. H. Sukowiyono, S.H., M.Hum. Dalam sambutannya Ketua Senat memberikan ucapan selamat kepada para wisudawan ke-107 dan berpesan agar menjadi lulusan yang tanggap terhadap perubahan. “Saya ucapkan selamat kepada seluruh wisudawan UM ke-107. Saat ini kita sedang berada pada Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity dan Ambiguity). Di era VUCA ini perubahan sangat cepat, tidak terduga, dipengaruhi oleh banyak faktor yang sulit dikontrol, dan kebenaran serta realitas menjadi sangat subyektif. Pengaruh terbesar dari pergeseran dunia kita jaman sekarang tentu saja dipengaruhi teknologi. Setiap jengkal hidup kita beririsan dengan internet dan teknologi. Kita tidak bisa menghindari kemajuan dan perkembangan teknologi. Kita hanya bisa beradaptasi. Seperti ungkapan dari Albert Einstein, “The measure of intelligence is the ability to change.” Oleh karena itu salah satu yang bisa dilakukan dalam rangka beradaptasi di era VUCA yaitu membangun SDM Unggul,” ujarnya

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UM, Prof. Dr. AH. Rofi`uddin, M.Pd. menyampaikan banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang ikut andil dalam mensukseskan wisuda ke-107 dan memberikan pesan bagi para wisudawan. “saya mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam penyelenggaraan pendidikan di UM dan dalam pelaksanaan wisuda daring-luring ini,” ungkapnya.

“ Tantangan yang akan Saudara hadapi tentunya sangat berbeda dibanding dengan tantangan generasi sebelumnya. Sebagai generasi digital yang hidup pada Era Revolusi Industri 4.0 di abad ke-21 ini, lulusan Perguruan Tinggi dituntut memiliki keterampilan literasi dan kompetensi yang memadai. Dalam hal literasi kita tidak lagi cukup bergantung pada literasi lama yang mengandalkan baca, tulis dan matematika, namun juga harus mengembangkan literasi baru, seperti: Literasi Data, Literasi Teknologi, dan Literasi Manusia. Dalam hal kompetensi, National Education Association (NEA) telah mengidentifikasi keterampilan yang harus dimiliki di abad ke-21, yang disebut dengan “The 4C”, yaitu: critical thinking (yang menekankan pada problem solving), creativity, collaboration, dan communication,” lanjutnya.

Jumlah wisudawan yang terdaftar pada wisuda ke-107 sebanyak 852 orang, yang terdiri dari 17 orang program Doktor; 107 orang program Magister; 699 orang program Sarjana, dan 29 orang program Diploma. Dengan demikian, secara akumulatif UM telah meluluskan sebanyak 138.557 orang, terdiri atas 2.054 orang program Doktor; 10.675 orang program Magister; 89.647 orang program Sarjana, 16.472 Diploma III; 1.696 orang lulusan PPG, dan 18.013 orang program Non Gelar. 

Dari jumlah lulusan wisuda ke-107 di atas, 4 (empat) orang berhasil lulus dengan prestasi terbaik bidang akademik tingkat universitas, yaitu lulusan dengan IPK tertinggi dan lama studi tepat waktu pada suatu jenjang pendidikan. Nama-nama keempat lulusan tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Program Diploma III: Yusuf Mahesa, A.Md; IPK = 3,7; lama studi 6 semester; Program Studi Diploma III Teknik Mesin, Fakultas Teknik (FT); yudisium Dengan Pujian. 
  2. Program Sarjana: Fatah Kurniawan S.Pd; IPK = 3,91; lama studi 7 semester; Program Studi S1 Pendidikan Fisika, Fakultas MIPA; yudisium Dengan Pujian. 
  3. Program Magister: Atricia Martya Juarlinda, M.Pd; IPK = 3,91; lama studi 3 semester; Program Studi S2 Pendidikan Bisnis dan Manajemen, Fakultas Ekonomi (FE); yudisium Dengan Pujian.  
  4. Program Doktor: Dr. Adolina Velomena Lefaan; IPK = 3,88; lama studi 6 semester; Program Studi S3 Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Sastra (FS), yudisium Dengan Pujian. 

Sedangkan untuk lulusan dengan prestasi terbaik bidang non akademik tingkat universitas, diraih oleh Nur Mega Aris Saputra, S.Pd; Program Studi S1 Bimbingan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).

Pewarta : Luthfi Maulida Rochmah – Internship Humas UM.