image_pdf

Poor. Aktivitas memberdayakan perempuan merupakan salah satu parameter dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang ekonomi. Pemberdayaan perempuan mengajarkan pentingnya perempuan untuk memiliki jiwakemandirian dalam berwirausaha. Tidak bisa dipungkiri bahwa perempuan memiliki peran dalam mengurangi tingkat kemiskinan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat dan kelompok ibu-ibu.
Guna melakukan pemberdayaan perempuan yang ada di Desa Langlang Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, tim dosen dari Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang (FE UM) mengadakan kegiatan edukasi dan pelatihan pembuatan jamu. Kegiatan ini dipilih berdasarkan temuan bahwa bahan dasar utama pembuatan jamu banyak ditemui di sekitar lingkungan rumah warga. Bahkan di setiap rumah banyak ditemui tanaman empon-empon seperti serai, jahe, kunyit, dan temulawak.
Ibu-ibu Desa Langlang yang merupakan peserta kegiatan selama ini belum terlalu menyadari akan manfaat yang dihasilkan dari banyaknya tanaman empon-empon. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam hal pembuatan jamu yang memiliki nilai ekonomis apabila dijual. Berdasarkan hal ini kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertajuk, “Pemberdayaan Perempuan untuk Meningkatkan Kemandirian Berwirausaha Pembuatan Jamu di Desa Langlang Kabupaten Malang” dilaksanakan.

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dapat dijadikan bekal merintis usaha guna meingkatkan kemandirian berwirausaha pada ibu-ibu di Desa Langlang. Kegiatan ini juga memperhatikan bagaimana cara pengemasan jamu yang menarik agar siap dijual dipasaran.
Pelaksanaan kegiatan bertempat di salah satu rumah warga yang berlokasi di Dusun Langlang 1 dan dihadiri sekitar 20 orang. Selama acara berlangsung, peserta dan panitia menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kegiatan ini diketuai oleh Raisa Fitri, S.AB., M.M. dan beranggotakan Della Ayu Zonna Lia, S.AB., M.AB serta melibatkan dua mahasiswa Jurusan Manajemen FE UM.

Kegiatan yang dilakukan pada 9 Juli 2021 dilakukan melalui metode ceramah, diskusi dan praktik langsung. Kemudian dilakukan pembinaan dan pendampingan secara virtual atau jarak jauh sampai akhir Juli 2021 selama dua pekan. Peserta yang datang dari kalangan ibu-ibu dengan mayoritas berprofesi sebagai ibu rumah tangga sangat antusias dalam mengikuti kegiatan. Mereka antusias dalam menyimak materi serta melakukan praktik langsung terkait proses produksi jamu, pengemasan produk hingga pemasaran secara offline dan online produk yang telah dibuat.

Pewarta: Filianti, S.Pd – Alumni Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang