image_pdf
Rektor UM, Prof. Dr. AH. Rofi’uddin, M.Pd

Poor. Perayaan Dies natalis (ulang tahun) menjadi salah satu momen penting dan ditunggu setiap tahunnya, karena di hari itulah sejarah baru dimulai dan cerita diukir. Begitupun bagi Universitas Negeri Malang (UM) yang hari ini, Senin (18/10) telah sukses menyelenggarakan acara untuk merayakan Dies Natalis ke-67 tahun dengan membawakan tema “Inovasi Bernas, Wujudkan Merdeka Belajar”. Acara ini dilaksanakan secara daring melalui channel Youtube UM yang bisa diakses melalui link : https://bit.um.ac.id/UpacaraDies67,  dan luring terbatas di Gedung Kuliah Bersama (A20) Lantai 9, dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19 yang ketat. Acara ini dihadiri oleh Para Pimpinan UM, Ketua Lembaga, serta beberapa Pimpinan Daerah, Muspida Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Trenggalek dan Mitra UM.

Rangkaian acara perayaan Dies Natalies ke-67 tahun UM,  sebenarnya sudah dimulai sejak bulan Juni lalu. Diawali dengan acara Launching Dies Natalis ke-67 tahun UM dan beberapa rangkaian lomba, seperti : lomba bola voli pasir, bulutangkis, virtual fun bike, tenis meja dan masih banyak lainnya. Juga seminar-seminar daring baik tingkat Nasional maupun Internasional.

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dibuka langsung oleh Rektor UM, Prof. Dr. AH. Rofi`uddin, M.Pd.,. Dalam sambutannya Rektor UM menyampaikan bahwa diusia UM yang sudah dewasa ini bisa menjadikan UM ungGul dan Rujukan (GuRu). 

MoU antara UM dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek

“Saya ucapkan Selamat ulang tahun UM tercinta. Semoga diusia yang sudah dewasa ini kita mampu kita mampu memberikan efek positif dengan terus melakukan aksi-aksi kreatif, inovatif, adaptif, dan antisipatif bagi kualitas keterlibatan kita pada bangsa dan Negara. Karena tidak ada kejumudan yang membawa kemajuan dan tidak ada kemajuan tanpa ikhtiar kuat bergerak melakukan perubahan. Dies ke-67 ini menjadi momentum reflektif untuk secara dinamis berkreasi merumuskan berbagai langkah yang lebih strategis di masa depan. Meminjam istilah dari Steve Jobs, Dies ke-67 ini merupakan titik penghubung antara masa lalu dan masa depan, dimana kearifan memaknai titik ini menjadi kunci utama sukses berikutnya, terutama dalam meraih impian luhur kita bersama, yakni menjadikan UM ungGul dan Rujukan (GuRu) yang layak sebagai Gu-Ru Indonesia, Asia, dan Dikenal Dunia,” ucapnya.

“Dies ke-67 tahun ini mengangkat tema “Inovasi Bernas, Wujudkan Merdeka Belajar”. Tema ini mengusung spirit berprestasi setinggi-tingginya dengan tetap menjunjung tinggi marwah utama UM yang dikenal sebagai soko guru di bidang kependidikan, melalui beragam inovasi untuk meraih inovasi selanjutnya yang lebih bermutu. Karena itu, tidak ada alasan bagi seluruh civitas UM untuk menolak “Inovasi”. Melalui gelora “Excellence in Learning Innovation”, “Inovasi” menjadi kata kunci yang mencirikan UM untuk terus berjuang tiada henti dalam meraih prestasi hingga puncak tertinggi. Ini merupakan kerja besar kita. Semoga Allah meridloi dan memberikan kemudahan bagi kita semua,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama Rektor UM juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir juga panitia yang telah menyiapkan acara dan harapan untuk UM kedepannya. “Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir pada hari ini, panitia yang telah menyiapkan acara hari ini sehingga bisa berjalan dengan lancar. Semoga Allah memberikan balasan yang pantas bagi kalian semua. Terkahir, saya akan menyampaikan bahwa Transformasi revolusioner merupakan keniscayaan. Sekalipun Revolusi Industri 5.0 membuka peluang kolaborasi antara manusia dan robot untuk lebih mengefektifkan kerja-kerja yang lebih produktif, tapi, sepakat atau tidak, sumber daya manusia tetap menjadi subyek utama dan “inovasi” tetap merupakan opsi wajib untuk bekal hidup siapapun dan bidang apapun. Innovation is the only key to win (Steve Jobs), inovasi adalah satu-satunya kunci untuk menang,” pungkasnya.

Selain pencapaian prestasi di atas, para mahasiswa UM juga menghadiahkan prestasi yang luar biasa dalam bidang akademik dan olahraga, antara lain:

prestasi internasional:

  1. Rofiud Darojad Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Matematika UM berhasil meraih Third Prize setara perunggu pada ajang International Mathematics Competition for University Students (IMC) 
  1. Lima Mahasiswa UM meraih Gold Medal dalam ajang International Invention Competition For Young Moslem Scientists (IICYMS) kategori educations dengan mengembangkan media pembelajaran interaktif Al-Qur’an dan natural science berbasis Augmented Reality (AR) untuk siswa SMA. 
  1. Lima Mahasiswa UM meraih special award dari Malaysia Innovation Invention Creativity Association (MIICA)
  2. PKM-K Tim FELA memperoleh dukungan Vistula University Polandia serta meraih 2 penghargaan tingkat Internasional yaitu Gold Medal on World Science, Environment and Engineering Competition (WSEEC) kategori education and Silver Medal kategori Business Plan dalam ajang Indonesia Education International Innovative Competition (IEI2C)

dan prestasi di bidang nonakademik:

Kontingen UM berhasil mempersembahkan 9 medali emas, 8 perak damn 4 perunggu dalam PON XX di Papua. 

Please visit Galeri Dies Natalis ke-67 UM

Pewarta : Luthfi Maulida Rochmah – Internship Humas UM.