Malang – Universitas Negeri Malang (UM) tahun ini kembali menjadi pusat penyelenggaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Bentuk upaya untuk memastikan pelaksanaan UTBK berjalan lancar dan adil, Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., melakukan monitoring terhadap fasilitas dan pelayanan ruangan ujian di lokasi UTBK pada Selasa (21/4).
Monitoring/peninjauan diawali dari Laboratorium Fakultas Teknik (FT) lantai 2 dan 3. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses UTBK berjalan lancar, transparan, serta menjunjung tinggi prinsip keadilan bagi seluruh peserta.
“Kami melakukan pemantauan di setiap lokasi ujian dan memastikan tim pengawas bekerja dinamis namun tetap tegas,” ujar Prof. Hariyono.
Tak hanya menyoroti kesiapan fasilitas, UM juga memperketat sistem pengawasan guna menutup celah kecurangan. Wakil Rektor I UM, Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd., menegaskan bahwa berbagai langkah antisipatif telah diterapkan secara konsisten sejak tahun-tahun sebelumnya.
“Kami menggunakan metal detector, mematikan CCTV untuk mencegah perekaman soal, hingga menyediakan pakaian pengganti bagi peserta yang terindikasi mencurigakan,” tegasnya.
Langkah tegas tersebut terbukti efektif. Selama tiga tahun terakhir, pelaksanaan UTBK di UM berlangsung tanpa laporan kecurangan. Evaluasi dari kasus pada 2022 menjadi pijakan penting untuk memperkuat sistem pengawasan.
“Kami menjadikan kejadian sebelumnya sebagai bahan evaluasi. Selain itu, pengawas ujian dibekali pembinaan dan diwajibkan menandatangani pakta integritas,” tambah Ibrahim.

Di sisi lain, UM juga menunjukkan komitmennya terhadap inklusivitas. Sebanyak 11 peserta berkebutuhan khusus difasilitasi dengan layanan pendampingan dari Unit Mahasiswa Gempita, termasuk kemudahan akses menuju ruang ujian.
Upaya komprehensif ini menegaskan peran UM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas dan poin ke-10 mengenai pengurangan ketimpangan. Melalui pelaksanaan UTBK yang adil, aman, dan inklusif, UM berupaya memastikan setiap peserta memiliki kesempatan yang setara untuk meraih masa depan pendidikan yang lebih baik.
Pewarta: Silvia Manayatul Azizah – Internship Humas UM
Fotografer: M. Raffa Andarra Putra – Internship Humas UM
Editor: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
