Malang — Universitas Negeri Malang (UM) terus memperkuat transformasi layanan digital dengan menggelar “Workshop Penguatan Tata Kelola Website UM” pada Rabu (24/6) di Aston Malang Hotel & Conference Center. Kegiatan ini mendatangkan Haris Sri Wibowo, S.Kom selaku Ketua Tim Kerja Analisis Data dan Kecerdasan Buatan Direktorat Teknologi dan Informasi Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai narasumber. Kegiatan workshop ini menjadi langkah strategis UM dalam membenahi tata kelola informasi dan pengelolaan website institusi guna menghadirkan layanan publik yang lebih transparan, responsif, dan mudah diakses oleh masyarakat maupun sivitas akademika.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor IV, Wakil Dekan, Direktur Perencanaan, Pemeringkatan, Data dan Informasi, Humas dan Kerjasama (PPDH), Kepala Sub Direktorat, Kepala Seksi, Dosen hingga Tenaga Pendidik UM.
Dalam sambutannya, Dr. Achmad Murdiono, S.Pd., S.E., M.M., selaku Direktur Perencanaan, Pemeringkatan, Data dan Informasi, Humas, dan Kerja Sama (PPDH) UM memberikan tujuan dari pelaksanaan workshop.
“Rekonstruksi website ini bukan sekadar memperbarui tampilan, tetapi membangun wajah digital UM yang lebih informatif, dinamis, dan mencerminkan identitas UM secara kuat,” ujar Dr. Murdiono.
Dr. Murdiono juga menambahkan, penguatan tata kelola website dilakukan melalui kolaborasi dengan tim ahli serta benchmarking bersama Universitas Gadjah Mada (UGM).
“Melalui kolaborasi dengan tim ahli dan benchmarking bersama UGM, UM sedang mempercepat transformasi digital agar mampu tampil sebagai universitas dengan standar showcase global,” tambahnya.
Disamping itu, Wakil Rektor IV, Prof. Dr. Ahmad Munjin Nasih, S.Pd, M.Ag dalam sambutannya memberikan pesan bahwa agenda workshop ini adalah ajang untuk belajar dalam menyempurnakan website agar lebih menarik dan informatif.
“Transformasi web UM ini adalah langkah penting untuk menghadirkan layanan digital yang lebih informatif, atraktif, dan benar-benar menjawab kebutuhan sivitas akademika,” ujar Prof. Munjin.
“Melalui benchmarking dan strategi Amati Tiru dan Modifikasi ini, UM menunjukkan keberanian untuk belajar, beradaptasi, dan bergerak cepat dalam mengejar standar terbaik,” tambah Prof. Munjin.
Agenda workshop ini merupakan momentum bagi sivitas akademika UM untuk belajar dalam memperkuat tata kelola website dan informasi institusi agar lebih rapi, informatif, dan seragam di seluruh unit kerja.
Memasuki acara inti workshop, Haris Sri Wibowo, S. Kom menyampaikan bahwa transformasi digital bukan tentang membuat website yang terlihat modern, tetapi bagaimana menghadirkan pengalaman yang memudahkan pengguna memperoleh informasi dan membangun kepercayaan terhadap institusi.
“Website yang baik adalah website yang mampu berbicara kepada pengunjung tanpa harus banyak menjelaskan. Ia langsung menunjukkan identitas, kualitas, dan budaya institusi yang diwakilinya,” ungkap Haris.
Kegiatan ini penting untuk mempercepat pembaruan informasi, memperkuat transparansi layanan publik, dan memudahkan sivitas akademika maupun masyarakat mengakses informasi resmi kampus. Dalam konteks Sustainable Development Goals (SDGs), langkah ini relevan dengan SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, SDG 9 tentang inovasi dan infrastruktur, SDG 16 tentang tata kelola yang transparan, serta SDG 17 tentang kemitraan antarlembaga.
Pewarta: Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Humas UM
