image_pdf

Surakarta. Pretasi membanggakan kembali diraih oleh 2 Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM), yaitu Sunsya Putri Cahyaning Gusti, Mahasiswa jurusan S1 Pendidikan Tata Boga dan Luqyana Dhiya Amira, Mahasiswa Jurusan S1 Pendidikan Luar Biasa. Kedua Mahasiswa berhasil meraih juara 1 dalam kompetisi Gapai Indonesia Conference pada kategori National Social Project Challenge (NSPC). Kompetisi tersebut sukses diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Jumat-Minggu (29-31/03).

Salah satu tim, Sunsya memaparkan rangkaian kegiatan pada kompetisi yang melibatkan beberapa kampus besar itu. 

“Proses awal itu mengirimkan proposal terlebih dahulu, karena dikonsep seperti Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Saat dinyatakan lolos dan memasuki babak grandfinal, kita bersaing dengan 10 finalis  perguruan tinggi bergengsi seperti UGM, UI, ITB, UB,UNNES dan lain-lain. Rangkaian acara pada kompetisi juga tidak hanya presentasi karya namun juga terdapat kegiatan yang menyadarkan kita untuk peduli dengan anak disabilitas” ungkap Sunsya. 

Berawal dari perhatian khusus mereka pada anak inklusi khususnya anak autis yang sering kali memiliki masalah pada fisik yang terlalu aktif. Hal tersebut melatarbelakangi mereka untuk menggagas asupan bergizi bagi anak autis. Asupan tersebut berupa makanan cookies yang tidak mengandung glutein dan casein. Kandungan glutein dan casein pada makanan dapat memicu kerja fisik yang berlebih pada anak autis. Sehingga masyarakat khususnya orang tua terbantu dengan adanya camilan khusus anak autis.

Diharapkan dengan adanya produk ini dapat mengedukasi masyarakat khusunya orang tua bahwa makanan yang mengandung glutein dan casein sangat tidak dianjurkan bagi anak autis dan produk tersebut dapat dikenal masyarakat luas. Kini, produk mereka pun sudah dipasarkan dan mulai dikenal banyak orang.

Pewarta           : Fierda Nursitasari Amaliya – Internship Humas UM