image_pdf

The 1st Indonesian International Conference on Bilingualism (IICB) adalah konferensi internasional pertama tentang bilingualisme dan pendidikan bilingual yang diprakarsai dan diselenggarakan oleh Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM), Indonesia bekerjasama dengan Universiti Teknologi MARA Cabang Perlis, Malaysia. Konferensi ini dilaksanakan secara daring selama 3 hari pada tanggal 16-18 September 2022. Salah satu motivasi dari penyelenggaraan IICB adalah untuk mensosialisasikan rencana Sekolah Pascasarjana UM untuk mendirikan prodi baru di level S2 yaitu Magister Manajemen Pendidikan Bilingual, sebagai wujud inovasi perguruan tinggi sesuai kebijakan pemerintah Indonesia terkait pembukaan program studi baru (Permendikbud no 7 Tahun 2020 dan Permendikbud No. 5 tahun 2020). Adapun tujuan dari prodi baru ini adalah untuk menyiapkan lulusan sebagai calon pemimpin sekolah bilingual yang mempunyai kompetensi dalam pengelolaan pendidikan bilingual.

Konferensi ini menghadirkan 8 plenary speaker dari berbagai negara: Indonesia, Kanada, Singapura, Amerika Serikat, Taiwan, dan Malaysia. Para pembicara utama dalam konferensi ini adalah Prof Nurul Murtadlo dari Universitas Negeri Malang Indonesia, Dr. Katharina E. Sukamto dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Indonesia, Dr. Latisha Asmaak Shafie dari Universiti Teknologi MARA Cabang Perlis, Malaysia, Prof. Ellen Bialystok dari York University, Canada, Assoc. Prof Rebecca Lurie Starr dari National University of Singapore, Prof. Abigail C. Cohn dari Cornell University, USA, Dr. Maya Ravindranath Abtahian dari University of Rochester, USA dan Prof. Hsueh-Hua (Shay Wa) Chuang dari Universitas Nasional Sun Yat-sen, Taiwan, serta Dr. Hilda Cahyani dari  Politeknik Negeri Malang sebagai featured speaker.

Konferensi IICB yang pertama ini mengusung tema “Bilingualism in Indonesia: Challenges and Opportunities” dengan 16 sub tema. Beragam perspektif tentang bilingualisme dan pendidikan bilingual dikupas tuntas oleh pembicara utama. Konferensi ini telah berhasil menarik minat 40 presenter dari berbagai negara yaitu Indonesia, Australia, Taiwan, Arab Saudi dan juga satu peserta dari Hongkong.

Acara IICB 2022 diawali dengan pelaksanaan Pre-Conference Workshop dengan empat narasumber: Prof. Dr. Sri Rachmajanti, Dr. Evynurul Laily Zen, dan Dr. Sari Karmina dari Universitas Negeri Malang, serta Dr. Nurmala Elmin Simbolon dari Politeknik Negeri Pontianak. Kegiatan Pre-Conference Workshop ini dilaksanakan pada tanggal 16 September 2022 secara luring dan daring. Kegiatan lokakarya luring yang bertema “Critical Thinking Based Learning in Bilingual Classroom” ini mengundang perwakilan guru dari International Class Program (ICP) Sekolah Laboratorium UM (SD dan SMP), serta sekolah berbasis pesantren atau memiliki asrama yang melaksanakan program bilingual di Malang Raya diantaranya SMA Ar-Rohmah Putri Boarding School Dau, SMP-SMA Darul Faqih, Mahad Darul Hikmah MAN 1 Kota Malang, Ma’had Al Qalam MAN 2 Kota Malang, SMP Darul Ukhuwwah, SMA Surya Buana, SMKS Modern Al Rifa’ie Gondanglegi, dan SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School. Lokakarya daring bertema “Pedagogical Strategies in English Medium Classes” yang secara khusus mendiskusikan implementasi EMI di pendidikan tinggi.

Setelah dibuka dengan pelaksanaan pre-conference, IICB 2022 diawali dengan pidato dari Rektor UM dan diikuti pembukaan konferensi secara resmi oleh Wakil Direktur Pascasarjana UM, Prof. Dr. Nurul Murtadlo, M.Pd. Acara berlanjut ke dua plenary speech oleh Prof. Dr. Nurul Murtadho, M.Pd dari Universitas Negeri Malang, dan Assoc. Prof. Rebecca Lurie Starr dari National University of Singapore. Pada hari kedua, 17 September 2022, terdapat 3 plenary speech yang disampaikan oleh Prof. Ellen Bialystok dari York University, Canada, Dr. Katharina E Sukamto dari Atma Jaya Chatolic University, Indonesia, Dr. Latisha Asmaak Shafie dari Universiti Teknologi MARA Perlis Branch, Malaysia, satu featured speech oleh Dr. Hilda Cahyani dari Politeknik Negeri Malang yang diikuti oleh sesi presentasi paralel oleh para presenter. Pada hari terakhir konferensi, 18 September 2022, terdapat 3 plenary speech oleh Prof. Abigail C Cohn dari Cornell University, USA dan Dr. Maya Ravindranath Abtahian dari University of Rochester, USA, serta Prof. Hsueh-Hua (Shay Wa) Chuang dari National Sun Yat-Sen University, Taiwan kemudian sesi presentasi paralel dan di akhiri dengan acara penutupan. Setiap sesi presentasi paralel terbagi dalam 3 ruangan yang diisi oleh 6-7 presenter dengan beragam topik.

Konferensi IICB 2022 ini diselenggarakan sebagai upaya memberi kesempatan dan menciptakan ruang kepada akademisi dan praktisi untuk dapat bertukar pengetahuan dan hasil penelitian dan mengembangkan jejaring di antara para ilmuwan, peneliti, dan pendidik yang menekuni bidang bilingualisme dan pendidikan bilingual di Indonesia dan konteks internasional yang lebih luas.