
Malang — Semangat penguatan peran perempuan mewarnai peringatan Hari Ibu ke-97 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Malang (UM). Kegiatan bertema Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045 ini digelar di Lantai 9 Graha Rektorat UM, Rabu (17/12).
Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Malang, Ketua DPRD Kota Malang, Wakil Rektor III UM, Ketua DWP UM, serta perwakilan DWP dari berbagai perguruan tinggi di Malang Raya. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menegaskan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan nasional.
Ketua DWP UM, Arida Atmawati Hariyono, menegaskan bahwa tema yang diusung mencerminkan posisi strategis perempuan sebagai pilar pembangunan. “Tema ini mengandung makna bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai pilar utama dalam membangun keluarga, masyarakat, maupun bangsa,” ujarnya.
Ia menambahkan, peringatan Hari Ibu dan HUT DWP harus menjadi momentum untuk memperkuat kiprah perempuan agar semakin produktif dan inspiratif. “Mari kita jadikan momentum ini untuk terus memperkuat peran perempuan Indonesia yang berdaya, berkarya, dan menginspirasi negeri,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III UM Prof. Dr. Ahmad Munjin Nasih, S.Pd., M.Ag., menekankan peran ibu sebagai fondasi utama pendidikan karakter dalam keluarga. Ia mengutip ungkapan Al-Ummu madrasatul ula yang berarti ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. “Ibu memiliki kontribusi yang sangat besar dalam membentuk karakter dan arah kehidupan generasi penerus,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan talkshow bertema Dari Rumah ke Gedung Parlemen: Suara Ibu dalam Kebijakan Publik yang menghadirkan Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita, S.S. sebagai narasumber. Acara turut dimeriahkan lomba menghias nasi goreng antar pimpinan UM, penampilan seni DWP Fakultas Ilmu Pendidikan dan Fakultas Sastra, serta mini bazar fakultas.
Menutup talkshow, Amithya mengutip pernyataan Presiden pertama RI, Soekarno. “Perempuan adalah tiang negara. Apabila ia baik, maka baiklah negara; apabila ia rusak, maka rusaklah negara tersebut,” ujarnya.
Pewarta: Rimala Maulina – Internship Humas UM
Editor: Aliza Nur Sabila – Humas UM
